Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

16 Pemuda Diamankan Jelang Tawuran di Jakpus dan Jaktim

Polisi mengamankan 16 pemuda di dua lokasi berbeda untuk mencegah tawuran, mengamankan senjata tajam dan alat bantu, serta mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika melihat indikasi gangguan keamanan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 12.00 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 32x dibuka
16 Pemuda Diamankan Jelang Tawuran di Jakpus dan Jaktim📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya berhasil mengamankan 16 pemuda dalam operasi pencegahan tawuran di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Timur pada malam hari hingga dini hari. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai respons cepat terhadap potensi konflik fisik yang berpotensi meluas dan mengganggu ketertiban umum. Petugas melakukan patroli intensif di dua lokasi strategis, dengan fokus pada upaya preventif sebelum terjadi bentrokan yang dapat menimbulkan korban.

Pertama, di Jalan Batu Ceper, Gambir, Jakarta Pusat, delapan orang pemuda diamankan pada Kamis (22/10) malam. Dari tangan mereka, ditemukan tiga bilah celurit, empat unit ponsel, dan tiga unit sepeda motor. Selanjutnya, pada Jumat sekitar pukul 02.50 WIB, di Jalan Jatiwaringin, Jakarta Timur, delapan orang lainnya turut diamankan. Barang bukti yang disita meliputi dua bilah celurit, dua stik golf, satu alat berbentuk katana, tiga ponsel, dan satu unit sepeda motor. Semua barang bukti dan pelaku langsung dibawa ke kantor polisi terdekat untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Kepolisian menegaskan bahwa identitas para pemuda yang masih di bawah umur tidak dipublikasikan, sesuai dengan prinsip perlindungan hak anak dalam hukum yang berlaku. Penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan kepentingan terbaik bagi remaja yang terlibat. Tujuan utama dari operasi ini adalah mencegah eskalasi konflik, bukan hanya menindak pasca kejadian.

Kombes Pol. Budi Hermanto, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, mengimbau seluruh masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih aktif mengawasi aktivitas anak dan remaja, terutama pada malam hari. Ia menekankan pentingnya sinergi antara polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat diminta segera melapor jika melihat indikasi tawuran atau aktivitas mencurigakan melalui layanan 110 untuk mempercepat respons keamanan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya