Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

25 Juta Warga Prioritas Dapatkan Rekening Gratis Rp50 Ribu

Pemerintah mulai implementasi program satu orang satu rekening dengan saldo awal Rp50 ribu untuk 25 juta warga dari kelompok ekonomi terbawah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 15.33 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 12x dibuka
25 Juta Warga Prioritas Dapatkan Rekening Gratis Rp50 Ribu📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah mempercepat program inklusi keuangan nasional dengan menyasar sekitar 25 juta warga dari kelompok desil 1 hingga 4 yang berusia di atas 17 tahun. Program ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan perbankan, sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait perluasan jangkauan keuangan inklusif. Tujuan utamanya adalah menaikkan tingkat inklusi keuangan nasional dari 93 persen menjadi mendekati 99 persen dalam waktu dekat.

Kriteria penerima tahap awal ditentukan berdasarkan data yang dikumpulkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dengan fokus pada masyarakat rentan yang belum terjangkau layanan keuangan formal. Pemerintah akan bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam penyusunan daftar penerima dan pendistribusian saldo awal sebesar Rp50 ribu per rekening. Anggaran yang disiapkan untuk tahap awal mencapai sekitar Rp1,28 triliun, menunjukkan komitmen serius dalam membangun fondasi keuangan inklusif.

Program ini tidak hanya bertujuan membuka rekening baru, tetapi juga mendorong penggunaan layanan keuangan untuk penyaluran bantuan sosial dan pendukung aktivitas produktif masyarakat. Saldo awal tersebut dapat digunakan atau ditarik oleh pemilik rekening, sehingga tidak terkunci dalam bentuk simpanan. Pemerintah juga mempertimbangkan integrasi data kependudukan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mempermudah proses pembukaan rekening secara otomatis dan menghindari duplikasi.

Proses teknis pembukaan dan aktivasi rekening masih dalam pembahasan bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pemerintah juga memastikan bahwa masyarakat yang sudah memiliki rekening tetap berhak mendapatkan saldo awal, selama memenuhi kriteria penerima. Dalam jangka panjang, program ini direncanakan menjangkau hingga 200 juta penduduk, menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan efisien bagi seluruh lapisan masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya