26 Orang Ditangkap dalam Skandal Investasi Raksasa Turki
Operasi penangkapan massal melibatkan mantan pejabat keuangan dan eksekutif dana, menyusul tuduhan manipulasi pasar yang merugikan 455 ribu investor.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 23.03 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 82x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kepolisian Turki melakukan penangkapan besar-besaran terhadap 26 individu, termasuk mantan pejabat kementerian keuangan dan eksekutif dari perusahaan manajemen investasi, dalam operasi terkait skandal keuangan yang merugikan miliaran dolar. Penangkapan ini dilakukan sebagai respons atas penyelidikan mendalam terhadap dugaan praktik manipulasi pasar yang diduga merusak kepercayaan publik terhadap sistem keuangan negara. Kasus ini telah menjadi sorotan utama media sejak lebih dari sebulan lalu, dengan korban utama berasal dari kalangan investor individu yang kehilangan tabungan mereka.
Menteri Keuangan Mehmet Simsek menyatakan secara tegas bahwa pihak berwenang telah mengidentifikasi semua pihak yang memperoleh keuntungan dari aktivitas ilegal tersebut. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang tidak mengembalikan keuntungan secara sukarela dalam waktu singkat akan segera menghadapi proses hukum. Sejumlah besar keuntungan yang disebutkan telah mencapai 10 juta lira (sekitar Rp3,63 miliar), dan pemerintah berencana memulai tindakan hukum melalui kementerian kehakiman jika tidak ada tindakan koreksi dari para pelaku.
Dari total 31 orang yang dikeluarkan surat perintah penangkapan, 26 telah berhasil diamankan, sementara lima lainnya masih dalam proses pengejaran. Salah satu tersangka yang menjadi buron adalah Nusret Altinbas, pemilik konglomerat Altinbas Holdings. Saudaranya telah ditahan, dan aset keluarga telah dibekukan oleh otoritas. Sejauh ini, hingga 4 Oktober, 85 orang telah ditahan sambil menunggu persidangan, meskipun belum ada informasi pasti mengenai dakwaan spesifik atau jadwal sidang untuk tersangka baru.
Daftar tersangka mencakup 16 orang dari lima perusahaan manajemen portofolio utama yang telah terlibat dalam kasus ini, termasuk Atlas, Pardus, Hedef, Tera, dan A1. Gelombang pembersihan juga menjangkiti institusi pengawas pasar, dengan kepala regulator pasar modal SPK dipecat hanya lima bulan setelah menjabat, menyusul penyelidikan terhadap mantan petingginya. Di hari yang sama, Wakil Menteri Keuangan Osman Celik memilih mengundurkan diri, dua minggu setelah menantunya ditahan dalam kasus yang sama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Operasi gabungan di Jayapura menyita 10 kilogram ganja, senjata api, dan senjata tajam, serta menangkap 10 orang, termasuk warga negara Papua Nugini.
24 Oktober 2026

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat membatalkan putusan KPPU terhadap 97 penyelenggara pinjaman daring karena dinilai melanggar doktrin tindakan negara dan tidak memenuhi kriteria pasar bersangkutan.
24 Oktober 2026

Presiden Korea Selatan Buka Pintu Debat Politik Lewat AI
Presiden Lee Jae Myung memicu kontroversi dengan mengacu pada respons AI Gemini untuk membela kehadiran kepala lembaga investigasi dalam rapat kabinet, memicu reaksi keras dari oposisi.
24 Oktober 2026

Perlu Kajian Mendalam Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Menteri Koordinator Hukum menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap wacana perubahan definisi korupsi yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

