Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

26 Orang Ditangkap dalam Skandal Investasi Raksasa Turki

Operasi penangkapan massal melibatkan mantan pejabat keuangan dan eksekutif dana, menyusul tuduhan manipulasi pasar yang merugikan 455 ribu investor.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 23.03 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 82x dibuka
26 Orang Ditangkap dalam Skandal Investasi Raksasa Turki📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kepolisian Turki melakukan penangkapan besar-besaran terhadap 26 individu, termasuk mantan pejabat kementerian keuangan dan eksekutif dari perusahaan manajemen investasi, dalam operasi terkait skandal keuangan yang merugikan miliaran dolar. Penangkapan ini dilakukan sebagai respons atas penyelidikan mendalam terhadap dugaan praktik manipulasi pasar yang diduga merusak kepercayaan publik terhadap sistem keuangan negara. Kasus ini telah menjadi sorotan utama media sejak lebih dari sebulan lalu, dengan korban utama berasal dari kalangan investor individu yang kehilangan tabungan mereka.

Menteri Keuangan Mehmet Simsek menyatakan secara tegas bahwa pihak berwenang telah mengidentifikasi semua pihak yang memperoleh keuntungan dari aktivitas ilegal tersebut. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang tidak mengembalikan keuntungan secara sukarela dalam waktu singkat akan segera menghadapi proses hukum. Sejumlah besar keuntungan yang disebutkan telah mencapai 10 juta lira (sekitar Rp3,63 miliar), dan pemerintah berencana memulai tindakan hukum melalui kementerian kehakiman jika tidak ada tindakan koreksi dari para pelaku.

Dari total 31 orang yang dikeluarkan surat perintah penangkapan, 26 telah berhasil diamankan, sementara lima lainnya masih dalam proses pengejaran. Salah satu tersangka yang menjadi buron adalah Nusret Altinbas, pemilik konglomerat Altinbas Holdings. Saudaranya telah ditahan, dan aset keluarga telah dibekukan oleh otoritas. Sejauh ini, hingga 4 Oktober, 85 orang telah ditahan sambil menunggu persidangan, meskipun belum ada informasi pasti mengenai dakwaan spesifik atau jadwal sidang untuk tersangka baru.

Daftar tersangka mencakup 16 orang dari lima perusahaan manajemen portofolio utama yang telah terlibat dalam kasus ini, termasuk Atlas, Pardus, Hedef, Tera, dan A1. Gelombang pembersihan juga menjangkiti institusi pengawas pasar, dengan kepala regulator pasar modal SPK dipecat hanya lima bulan setelah menjabat, menyusul penyelidikan terhadap mantan petingginya. Di hari yang sama, Wakil Menteri Keuangan Osman Celik memilih mengundurkan diri, dua minggu setelah menantunya ditahan dalam kasus yang sama.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya