31 SPBU di Sumbar Diberi Sanksi karena Pelanggaran BBM Subsidi
Pertamina menindak 31 SPBU di Sumatra Barat sejak Januari hingga Agustus 2026 akibat pelanggaran penyaluran BBM subsidi, dengan langkah pengawasan berkelanjutan dan antisipasi pasokan di wilayah terdampak.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 22.29 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebanyak 31 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Sumatra Barat mendapatkan tindakan penegakan aturan dari Pertamina dalam periode Januari hingga Agustus 2026. Penindakan ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk menjamin distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran dan sesuai peruntukannya, dengan fokus pada pencegahan penyalahgunaan di tingkat penyalur. Setiap pelanggaran yang teridentifikasi melalui pemantauan transaksi dan analisis pola pembelian langsung ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
Kegiatan penindakan mencakup berbagai bentuk pelanggaran, termasuk pengisian BBM ke kendaraan yang tidak sesuai kategori, penggunaan QR Code tidak sesuai kendaraan, serta transaksi berulang menggunakan kode yang sama. Dari 31 SPBU yang terdampak, sebagian besar berada di Kota Padang (8 unit), Kabupaten Pesisir Selatan (5 unit), dan Kabupaten Dharmasraya (3 unit), dengan sisanya tersebar di berbagai kabupaten dan kota lainnya di wilayah tersebut. Setiap pelanggaran dianalisis secara mendalam sebelum diberlakukan sanksi, mulai dari surat peringatan hingga penghentian sementara penyaluran BBM.
Sebagai respons terhadap pelanggaran berat, Pertamina memutuskan melakukan alih pengelolaan terhadap enam SPBU sebagai langkah perbaikan sistemik. Langkah ini dilakukan agar operasional SPBU kembali berjalan sesuai aturan dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga. Dalam proses ini, Pertamina tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga memastikan ketersediaan pasokan BBM di wilayah sekitar SPBU yang diberi sanksi melalui upaya build up stock untuk menghindari gangguan terhadap kebutuhan energi masyarakat.
Pertamina menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan secara internal, tetapi juga melibatkan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, dinas terkait, dan aparat penegak hukum. Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam menjaga integritas sistem distribusi BBM di lapangan. Perusahaan juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam pengawasan dengan melaporkan dugaan penyalahgunaan melalui layanan pelanggan resmi, demi memastikan program subsidi berjalan adil dan transparan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Biaya perbaikan dan suku cadang yang mahal menjadi penyebab premi asuransi mobil listrik lebih tinggi dibanding kendaraan konvensional, sesuai penjelasan dari perusahaan asuransi di tengah penyesuaian tarif.
11 September 2026

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Konsumen yang membeli iPhone 18 Duo 2 TB dari AS harus siap membayar bea masuk dan PPN hingga Rp10,5 juta saat masuk ke Indonesia.
11 September 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.570 per Dolar AS
Rupiah dibuka melemah 0,23% ke level Rp17.570/US$ pada awal perdagangan Jumat, dipengaruhi penguatan dolar global dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
11 September 2026

Laba TINS Melonjak 805% di Semester I 2026
PT Timah (Persero) Tbk. mencatat laba bersih Rp2,71 triliun pada semester pertama 2026, naik 805% dibanding periode sama tahun sebelumnya, didorong kenaikan harga dan volume penjualan logam timah.
11 September 2026
Berita Lainnya

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA

GWM Perluas Jaringan Diler ke Kota-Kota Strategis
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


