334 Warga Agam Keracunan Setelah Konsumsi MBG
Sebanyak 334 warga, termasuk siswa dan guru, mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan berbentuk MBG di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, dan kini dalam penanganan medis.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 23.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebanyak 334 orang dari tiga nagari di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan berbentuk MBG pada Senin (31/8), dengan kondisi memburuk pada Selasa (1/9) pagi. Korban berasal dari wilayah Palupuh, Nagari Nan Limo, Pasia Laweh, dan Koto Rantang, sebagian besar merupakan siswa sekolah dasar yang mengalami mual, muntah, diare, demam, dan pusing.
Kepala SD Negeri 08 Nan Limo, Jonnedi, menyampaikan bahwa awalnya 21 siswa menunjukkan gejala, namun jumlahnya meningkat menjadi 54 orang dalam sehari. Semua korban langsung dibawa ke Puskesmas Palupuh untuk penanganan medis. Hingga kini, tidak ada korban yang dirawat secara inap, melainkan hanya menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan setempat.
Data sementara dari pihak kecamatan menyebutkan bahwa dari total 334 korban, 274 merupakan siswa SD, 19 guru SD, 40 siswa SMPN 1 Palupuh, dan dua guru dari sekolah tersebut. Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, mengonfirmasi adanya dugaan keracunan terkait konsumsi makanan dari dapur MBG yang berlokasi di Pasia Laweh. Ia menegaskan bahwa Dinas Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mulai melakukan investigasi bersama.
Dalam upaya penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Agam meminta agar Yayasan Affa Adicitta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pasia Laweh untuk menghentikan sementara operasionalnya hingga hasil investigasi selesai. Hasil pemeriksaan diperkirakan rampung dalam waktu tujuh hari ke depan. Pihak Pemkab menyatakan belum menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) karena masih menunggu kepastian dari tim investigasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Pertunjukan kolosal Gandrung Sewu 2026 digelar malam hari di Pantai Marina Boom dengan konsep glow in the dark, menggabungkan seni tradisi dan teknologi modern untuk menarik generasi muda.
25 Oktober 2026

Program Pengawal Energi 2026 Diluncurkan untuk Perkuat Pengawasan BBM
Pemerintah resmi meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk memperketat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi dan penugasan di 3.679 SPBU melalui pemberdayaan putra-putri daerah.
25 Oktober 2026

Cak Imin Dorong Pemberdayaan bagi Penerima Bansos
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat menekankan pentingnya anggaran pemberdayaan untuk penerima bantuan sosial guna kurangi ketergantungan dan tingkatkan kemandirian ekonomi.
25 Oktober 2026

Bandara Baru Sydney Mulai Beroperasi 24 Jam
Bandara Internasional Western Sydney resmi membuka penerbangan penumpang perdana dengan rute ke Gold Coast, menawarkan layanan nonstop 24 jam sehari.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.31 WITA

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

Demonstrasi Anti-Sistem di Barcelona Ricuh, 100 Orang Ditangkap
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

