34 Santri Ponpes Manba'ul Hikam Masih Dirawat Akibat Dugaan Keracunan Makanan
Sebanyak 34 santri dari Ponpes Manba'ul Hikam masih menjalani perawatan di RSI Siti Hajar Sidoarjo, menyusul kejadian dugaan keracunan yang menimpa 566 santri setelah mengonsumsi makanan dari SPPG Tanggulangin.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 01.38 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kepala daerah Kabupaten Sidoarjo, Subandi, mengonfirmasi bahwa jumlah santri yang masih dirawat akibat dugaan keracunan makanan di Pondok Pesantren Manba'ul Hikam berkurang menjadi 34 orang. Semua korban yang dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo kini dalam kondisi membaik dan dipastikan dapat dipulangkan pada hari berikutnya. Kunjungan langsung oleh Bupati dilakukan untuk memastikan proses pemulihan berjalan sesuai harapan.
Sebelumnya, sejumlah santri yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Notopuro Sidoarjo telah diperbolehkan pulang pada sore hari sebelumnya. Lima orang santri terakhir dari RSUD Notopuro dinyatakan pulih dan kembali ke rumah masing-masing, sehingga tidak ada lagi korban yang dirawat di fasilitas tersebut. Dengan demikian, seluruh santri yang masih menjalani perawatan kini berada di RSI Siti Hajar.
Insiden dugaan keracunan terjadi pada Selasa (1/9) setelah ratusan santri mengonsumsi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanggulangin Kali Tengah. Dari total 566 santri yang terdampak, sebagian besar mengalami gejala seperti mual, sakit perut, dan kelelahan. Kepala daerah setempat menyatakan bahwa semua korban telah mendapatkan penanganan medis yang tepat dan terkoordinasi dengan baik.
Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengeluarkan surat penghentian sementara (suspend) terhadap operasional SPPG Tanggulangin sebagai respons atas insiden tersebut. Pihak BGN Regional Jawa Timur, melalui Wakil Koordinator Teguh Bayu Wibowo, menyatakan bahwa hasil uji laboratorium terhadap makanan yang diduga menyebabkan keracunan masih dalam proses dan diperkirakan selesai dalam waktu maksimal satu minggu.
Upaya penanganan dilakukan secara kolaboratif oleh berbagai pihak terkait, termasuk instansi kesehatan dan pemerintah daerah, guna memastikan keamanan pangan dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Pertunjukan kolosal Gandrung Sewu 2026 digelar malam hari di Pantai Marina Boom dengan konsep glow in the dark, menggabungkan seni tradisi dan teknologi modern untuk menarik generasi muda.
25 Oktober 2026

Program Pengawal Energi 2026 Diluncurkan untuk Perkuat Pengawasan BBM
Pemerintah resmi meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk memperketat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi dan penugasan di 3.679 SPBU melalui pemberdayaan putra-putri daerah.
25 Oktober 2026

Cak Imin Dorong Pemberdayaan bagi Penerima Bansos
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat menekankan pentingnya anggaran pemberdayaan untuk penerima bantuan sosial guna kurangi ketergantungan dan tingkatkan kemandirian ekonomi.
25 Oktober 2026

Bandara Baru Sydney Mulai Beroperasi 24 Jam
Bandara Internasional Western Sydney resmi membuka penerbangan penumpang perdana dengan rute ke Gold Coast, menawarkan layanan nonstop 24 jam sehari.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.31 WITA

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

Demonstrasi Anti-Sistem di Barcelona Ricuh, 100 Orang Ditangkap
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

