43 Orang Tewas Akibat Keracunan Gas Saat Sedot BBM Ilegal di Nigeria
Insiden di Okrika menyebabkan 43 orang tewas akibat keracunan gas saat menyedot BBM secara ilegal dari kapal, dengan puluhan lainnya luka parah dan dirawat di rumah sakit.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 09.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Sebanyak 43 orang meninggal dunia akibat keracunan gas beracun saat melakukan aktivitas penyedotan bahan bakar minyak secara ilegal di kawasan Okrika, Nigeria. Kejadian tersebut terjadi saat sebuah kapal yang sedang bersandar untuk memuat barang ekspor menjadi sasaran aksi penambangan BBM tanpa izin. Para pelaku yang menggunakan selang manual tanpa alat bantu atau sistem pengaman mengalami kebocoran gas dari cairan BBM yang sangat volatil.
Gas beracun yang bocor secara cepat memenuhi area sekitar dermaga, menyebabkan sebagian besar korban kehilangan kesadaran dan jatuh ke sungai. Banyak dari mereka yang tidak mampu menahan paparan gas mengalami gangguan pernapasan akut dan dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Hingga saat ini, lebih dari 200 orang diketahui terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut, sebagian besar dari mereka merupakan warga lokal yang berupaya mendapatkan BBM murah untuk kebutuhan sehari-hari.
Petugas Polisi Perairan Sungai Nigeria kini tengah melakukan pendataan lebih lanjut terhadap korban tewas dan luka. Proses penyelidikan juga sedang berjalan untuk mengidentifikasi pelaku, serta mengevaluasi sistem pengawasan di area pelabuhan yang kerap menjadi lokasi penyelundupan BBM. Insiden ini menyoroti krisis energi dan ketidakmampuan sistem distribusi resmi dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Upaya ilegal seperti ini sering terjadi di wilayah pesisir Nigeria, di mana akses ke BBM resmi terbatas dan harga pasar sangat tinggi. Kematian massal akibat aktivitas semacam ini bukan kali pertama, dan menunjukkan urgensi perbaikan sistem distribusi serta penerapan kebijakan yang lebih ketat terhadap praktik eksploitasi energi tanpa izin.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026

7-10 Oktober 2026, Pameran Kesehatan Terbesar di Asia Tenggara Hadirkan Inovasi Berbasis AI
Hospital Expo 2026 di BSD City akan menampilkan lebih dari 600 peserta dengan teknologi kesehatan canggih berbasis kecerdasan buatan, termasuk alat bedah robotik dan deteksi risiko penyakit melalui analisis retina.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


