7.000 Kawasan Kumuh Jadi Fokus Penataan Nasional
Pemerintah mengidentifikasi 7.000 kawasan kumuh di seluruh Indonesia, dengan fokus penanganan pada 16 lokasi utama hingga 2026.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 07.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mengungkapkan bahwa secara nasional terdapat sekitar 7.000 kawasan kumuh yang tersebar di berbagai provinsi. Ia menekankan pentingnya penanganan yang tidak hanya bersifat formal, tetapi benar-benar berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat yang tinggal di area tersebut.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.620 kawasan dikategorikan ringan, 100 kawasan berada pada klasifikasi berat, sementara sisanya berada di kategori sedang. Klasifikasi ini didasarkan pada berbagai faktor seperti lokasi di pinggir sungai, kerentanan terhadap bencana alam, serta kepadatan penduduk yang tinggi. Penilaian ini menjadi dasar dalam menentukan prioritas intervensi di tingkat nasional.
Pemerintah menetapkan 16 kawasan prioritas untuk penataan intensif hingga tahun 2026, dengan total luas area mencapai 436 hektare yang tersebar di 16 provinsi. Penanganan dilakukan secara terpadu, melibatkan berbagai sektor dan pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, sektor swasta, akademisi, serta masyarakat. Tujuannya adalah menciptakan perumahan yang layak, sehat, dan berkelanjutan secara sistemik.
Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, pemerintah mengembangkan sistem pemantauan berbasis dashboard digital. Sistem ini memungkinkan pemantauan real-time terhadap progres penataan di setiap daerah, sekaligus menjadi sarana bagi masyarakat untuk memberikan laporan dan keterlibatan aktif. Dengan pendekatan ini, diharapkan intervensi tidak lagi bersifat parsial, tetapi berjalan secara koordinatif dan terukur.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rp456 Miliar Disuntikkan untuk Lanjutkan 12 Titik LRT City
Dana Rp456 miliar dari BPI Danantara digunakan untuk melanjutkan pembangunan 12 titik proyek LRT City yang sempat mandek, dengan tenggat penyelesaian hingga 1 Oktober 2026.
15 September 2026

Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Hingga 2029
Pemerintah menargetkan pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih hingga 2029 dan naikkan nilai tukar nelayan ke angka 120 pada 2027.
15 September 2026

Penyelesaian Proyek LRT City Harus Lindungi Konsumen
BP BUMN dan Danantara menekankan penyelesaian proyek LRT City harus berbasis perlindungan konsumen, terutama pembeli rumah pertama yang belum terima unit.
15 September 2026

PLN Percepat Elektrifikasi 105 Desa di Kaltim dengan Jaringan Baru
PLN Unit Induk Distribusi Kaltimra menyelesaikan pembangunan jaringan listrik untuk 105 desa, termasuk 20 lokasi di Kutai Barat, dengan target selesai Maret 2027.
15 September 2026
Berita Lainnya

Liburan ke Jepang Kini Lebih Mahal, Pemerintah Terapkan Tarif Berbeda
Rabu, 16 September 2026, 07.49 WITA

Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup Akibat Karhutla di Magetan
Rabu, 16 September 2026, 07.48 WITA

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027
Rabu, 16 September 2026, 07.47 WITA

WIG 2026 Dorong Wisatawan Global Kenali Warisan Kuliner Lokal
Rabu, 16 September 2026, 07.47 WITA

7 Makanan Berbahaya yang Harus Dihindari Kelinci
Rabu, 16 September 2026, 07.46 WITA

2027 Ditetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama
Rabu, 16 September 2026, 07.46 WITA

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid Agustus 2026
Rabu, 16 September 2026, 07.45 WITA

Pengguna Keluhkan Bug Sistem Omo X Saat Gunakan Standar Samping
Rabu, 16 September 2026, 07.45 WITA


