Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

7 Kebiasaan Hemat Bahan Bakar yang Bisa Diterapkan Hari Ini

Mengoptimalkan konsumsi bahan bakar tak hanya soal pilihan bahan bakar, tapi juga pola berkendara dan perawatan kendaraan secara rutin.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.06 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
7 Kebiasaan Hemat Bahan Bakar yang Bisa Diterapkan Hari Ini
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Ketika harga bahan bakar mengalami kenaikan, efisiensi kendaraan menjadi pertimbangan utama bagi pengguna. Namun, menghemat bahan bakar tidak selalu membutuhkan pengurangan jarak tempuh. Perubahan kecil dalam kebiasaan berkendara dan perawatan rutin kendaraan justru bisa memberi dampak signifikan terhadap penggunaan bahan bakar. Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana, pengemudi dapat menurunkan konsumsi hingga puluhan persen tanpa mengorbankan kenyamanan atau keamanan.

Salah satu faktor utama yang memengaruhi efisiensi adalah gaya mengemudi. Menghindari akselerasi tiba-tiba dan pengereman mendadak dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga 30 persen dalam kondisi jalan bebas hambatan dan hingga 40 persen di area padat lalu lintas. Pola berkendara yang stabil dan antisipatif, seperti memperlambat secara bertahap saat melihat lampu merah, mampu mengurangi kebutuhan energi berulang kali.

Tekanan ban yang sesuai rekomendasi pabrikan juga berperan penting. Ban yang kurang tekanan meningkatkan hambatan gulir, sehingga mesin bekerja lebih keras. Menjaga tekanan ban dapat meningkatkan efisiensi hingga 3 persen, tergantung kondisi. Pemeriksaan tekanan harus dilakukan secara berkala, bukan hanya melihat tulisan di dinding ban, melainkan merujuk pada petunjuk di pilar pintu atau buku manual kendaraan.

Pengemudi juga sebaiknya tidak membawa barang berlebihan atau aksesori eksternal seperti rak atap yang tidak diperlukan. Setiap tambahan beban sekitar 45 kilogram dapat mengurangi efisiensi bahan bakar hingga 1 persen, terutama pada kendaraan berukuran kecil. Selain itu, mematikan mesin saat berhenti lama—misalnya dalam kemacetan atau menunggu—juga berkontribusi menghemat bahan bakar, karena mesin yang idle tetap mengonsumsi bahan bakar, bahkan hingga setengah galon per jam tergantung ukuran mesin.

Perawatan rutin kendaraan, termasuk penggantian oli sesuai rekomendasi, pemeriksaan filter udara, dan busi, turut menunjang efisiensi mesin. Penggunaan oli dengan tingkat kekentalan yang tepat dapat meningkatkan efisiensi hingga 1–2 persen. Terakhir, pemilihan bahan bakar harus sesuai spesifikasi pabrikan, bukan berdasarkan asumsi bahwa bahan bakar berkualitas tinggi otomatis lebih irit. Mengikuti rekomendasi dari buku manual atau produsen kendaraan merupakan kunci agar mesin bekerja optimal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya