7 Kesalahan Penyimpanan Makanan di Kulkas yang Perlu Dihindari
Penyimpanan makanan di kulkas yang tidak tepat dapat mempercepat kerusakan dan memicu pemborosan; hindari kesalahan umum seperti tanpa penutup, wadah tidak sesuai, dan penumpukan berlebihan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 18.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Menyimpan makanan di kulkas sering dianggap cukup untuk menjaga kesegaran, tetapi banyak orang tidak menyadari bahwa cara penyimpanan yang salah justru mempercepat penurunan kualitas makanan. Tanpa penutup, makanan rentan terpapar udara, bau dari bahan lain, dan risiko kontaminasi silang meningkat. Untuk menghindari hal ini, penting menggunakan wadah kedap udara atau membungkus makanan dengan plastik pembungkus atau aluminium foil agar tetap terlindungi.
Pemilihan wadah juga berpengaruh besar terhadap daya tahan makanan. Wadah kaca menjadi pilihan ideal karena tahan panas, mudah dibersihkan, dan tidak menyerap aroma. Hindari menutup makanan saat masih panas karena uap dan panas yang terperangkap dapat menciptakan kondisi lembap yang memicu pertumbuhan bakteri. Sebaiknya biarkan makanan dingin terlebih dahulu sebelum disegel dan dimasukkan ke dalam kulkas.
Tidak semua makanan perlu disimpan dalam suhu dingin. Bahan seperti tomat, kentang, bawang, jeruk, serta buah-buahan tertentu seperti alpukat dan buah berbiji sebaiknya disimpan di tempat kering dan bersuhu ruang. Penyimpanan di kulkas justru dapat merusak tekstur dan rasa, terutama jika buah belum matang sempurna. Menunggu hingga matang di suhu ruang sebelum dimasukkan ke kulkas adalah langkah yang lebih tepat.
Penggunaan freezer juga harus bijak. Makanan yang dibekukan terlalu lama bisa mengalami freezer burn, yang mengurangi kualitas rasa dan tekstur. Penting untuk mencatat tanggal pembekuan setiap makanan agar dapat digunakan sesuai urutan. Sistem FIFO—first in, first out—harus diterapkan dengan meletakkan makanan baru di belakang makanan lama, sehingga yang lebih dulu dimasukkan menjadi yang lebih dulu digunakan.
Kulkas yang terlalu penuh mengganggu sirkulasi udara dingin, sehingga suhu tidak merata dan makanan lebih cepat rusak. Selain itu, kepadatan isi kulkas membuat makanan sulit terlihat, berisiko terlupakan dan akhirnya dibuang. Kelompokkan makanan berdasarkan jenis dan waktu penyimpanan, serta sisakan ruang antaritem agar proses pendinginan optimal dan pengelolaan lebih efisien.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Minuman Bantu Legakan Tenggorokan Usai Terpapar Abu Vulkanik
Konsumsi air putih, air hangat, dan minuman alami seperti jahe madu dapat meredakan iritasi tenggorokan akibat paparan abu vulkanik, meski tak mampu membersihkan partikel dari paru-paru.
8 September 2026

Pemerintah Tunda Penerapan Cukai Minuman Berpemanis
Pemerintah belum mengeksekusi cukai minuman berpemanis dalam kemasan meski target pendapatan Rp7,6 triliun ditetapkan untuk APBN 2026.
7 September 2026

Pertamina Ajak Masyarakat Berbagi Makanan di Hari Pelanggan
Pertamina Patra Niaga bagikan 8.100 porsi makanan gratis di delapan kota, melalui kegiatan memasak bersama dan berbagi di SPBU serta lembaga sosial.
7 September 2026

Jakarta Dukung Jadi Pusat Industri Kopi Nasional
Gubernur DKI Jakarta menegaskan komitmen memperkuat Jakarta sebagai pusat ekosistem kopi nasional melalui dukungan infrastruktur, kolaborasi, dan perhelatan internasional sebelum 2030.
5 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


