7 Makanan Kaya Kalsium Tanpa Susu
Berbagai makanan alami selain susu dapat memenuhi kebutuhan kalsium harian secara efektif dan sehat.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.16 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kalsium bukan hanya tersedia dalam susu, melainkan dapat diperoleh dari berbagai sumber pangan alami yang mudah ditemukan. Zat gizi mikro ini berperan penting dalam menjaga kekuatan tulang, fungsi otot, transmisi sinyal saraf, serta kesehatan jantung. Dengan beragam pilihan makanan, masyarakat tidak perlu bergantung pada produk susu untuk mencukupi kebutuhan harian.
Yogurt merupakan salah satu alternatif terbaik, menyediakan sekitar 260 mg kalsium per cangkir—setara 30 persen kebutuhan harian. Selain kalsium, produk fermentasi ini juga mengandung probiotik yang mendukung kesehatan pencernaan. Almond, dengan 28 gram per porsi, menyumbang 8 persen kebutuhan kalsium harian sekaligus menyediakan protein, vitamin E, dan serat.
Sayuran berdaun hijau seperti sawi hijau, bayam, brokoli, dan kale juga menjadi pilihan unggul. Satu cangkir sawi hijau mengandung 268 mg kalsium, hampir setara dengan 27 persen kebutuhan harian. Ikan seperti sarden dengan tulang, salmon, dan udang menjadi sumber kalsium yang kaya, dengan sarden 3 ons (85 gram) menyediakan sekitar 325 mg kalsium.
Tahu, terutama yang dibuat dengan proses penambahan kalsium, dapat memberikan lebih dari 86 persen kebutuhan harian dalam setengah cangkir. Biji-bijian seperti wijen dan chia juga menjadi pilihan sehat, kaya kalsium, omega-3, serta protein nabati. Keju berbagai jenis, termasuk mozzarella, cheddar, dan parmesan, merupakan sumber kalsium padat, meskipun perlu dipantau takaran konsumsinya.
Dengan memperbanyak ragam makanan tersebut dalam menu harian, masyarakat dapat menjaga kesehatan tulang dan sistem saraf tanpa harus mengonsumsi susu. Pilihan ini juga relevan bagi mereka yang memiliki intoleransi laktosa atau memilih gaya hidup bebas susu.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Minuman Bantu Legakan Tenggorokan Usai Terpapar Abu Vulkanik
Konsumsi air putih, air hangat, dan minuman alami seperti jahe madu dapat meredakan iritasi tenggorokan akibat paparan abu vulkanik, meski tak mampu membersihkan partikel dari paru-paru.
8 September 2026

Pemerintah Tunda Penerapan Cukai Minuman Berpemanis
Pemerintah belum mengeksekusi cukai minuman berpemanis dalam kemasan meski target pendapatan Rp7,6 triliun ditetapkan untuk APBN 2026.
7 September 2026

Pertamina Ajak Masyarakat Berbagi Makanan di Hari Pelanggan
Pertamina Patra Niaga bagikan 8.100 porsi makanan gratis di delapan kota, melalui kegiatan memasak bersama dan berbagi di SPBU serta lembaga sosial.
7 September 2026

Jakarta Dukung Jadi Pusat Industri Kopi Nasional
Gubernur DKI Jakarta menegaskan komitmen memperkuat Jakarta sebagai pusat ekosistem kopi nasional melalui dukungan infrastruktur, kolaborasi, dan perhelatan internasional sebelum 2030.
5 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


