80 Siswa SMP Makale Dirawat Usai Konsumsi MBG, Pemeriksaan Sisa Makanan Dilakukan
Sebanyak 80 siswa SMPN 1 dan 2 Makale, Tana Toraja, dirawat di tiga rumah sakit setelah mengalami gejala tak sehat usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari sebelumnya, sementara pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pastinya.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 14.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Delapan puluh siswa dari dua sekolah menengah pertama di Makale, Kabupaten Tana Toraja, harus dilarikan ke rumah sakit pada Kamis (3/9) karena mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (2/9). Keluhan mulai muncul pada malam hari, dengan sebagian besar siswa mengeluh sakit perut, mual, dan demam saat tiba di sekolah. Salah satu orang tua korban mengungkapkan bahwa menu yang disajikan meliputi nasi, ayam, sayur, tempe, dan melon, yang kemudian diduga menjadi penyebab masalah kesehatan.
Kepala Satgas MBG Kabupaten Tana Toraja, Rudy Andi Lolo, mengonfirmasi adanya 80 siswa yang dirawat di tiga rumah sakit daerah. Namun, ia menegaskan bahwa belum dapat menyimpulkan penyebab pasti gangguan tersebut, termasuk kemungkinan kaitan dengan MBG. Ia menekankan bahwa makanan dari program tersebut belum sempat dibagikan pada hari kejadian, sehingga belum dapat dipastikan sebagai penyebab utama.
Untuk memastikan penyebabnya, pihak satgas telah memerintahkan pengambilan sampel sisa makanan dan bahan muntahan dari para siswa untuk dianalisis lebih lanjut. Proses ini penting untuk mengecualikan atau mengonfirmasi dugaan keracunan, serta menelusuri kemungkinan faktor lain seperti konsumsi makanan di luar sekolah atau minum air yang terkontaminasi.
Rudy menegaskan bahwa keracunan makanan tidak dapat dikonklusikan hanya berdasarkan waktu munculnya gejala. Dalam kasus ini, terdapat jeda lebih dari 12 jam antara konsumsi makanan dan munculnya gejala, yang menurutnya tidak sesuai dengan pola keracunan akut. Oleh karena itu, semua kemungkinan masih dalam proses penyelidikan secara ilmiah dan menyeluruh.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


