Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

9.505 Aparat Dikerahkan Amankan Aksi 20 Oktober di Jakarta

Polda Metro Jaya dan TNI turunkan 9.505 personel untuk jamin keamanan dan kelancaran aksi penyampaian pendapat di sejumlah titik di Jakarta pada 20 Oktober.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 12.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 17x dibuka
9.505 Aparat Dikerahkan Amankan Aksi 20 Oktober di Jakarta📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sebanyak 9.505 personel gabungan dari Polri, TNI, Pemda DKI Jakarta, dan satuan pengamanan dalam dikerahkan untuk mengamankan peringatan dua tahun Prabowo-Gibran di wilayah Jakarta. Pengamanan ini melibatkan 7.660 personel Polri, 1.540 personel TNI, 135 personel Pemda DKI, serta 170 personel Pamdal, yang disiagakan di sekitar lokasi kegiatan. Apel kesiapan digelar di kawasan Monas untuk memastikan kesiapan operasional dan koordinasi antarinstansi sebelum pelaksanaan aksi.

Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto menegaskan bahwa hak menyampaikan pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dilindungi dan difasilitasi. Ia menekankan bahwa peran TNI-Polri bukan untuk menekan, melainkan memberikan pelayanan kepada masyarakat agar aktivitas publik berjalan dengan aman dan tertib. “Kehadiran aparat adalah bentuk komitmen negara terhadap demokrasi, dengan pendekatan humanis dan komunikatif,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menegaskan bahwa kehadiran aparat bertujuan menciptakan suasana aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga Jakarta. Ia meminta seluruh personel menjaga profesionalisme, mengendalikan emosi, serta mengutamakan dialog dan pendekatan persuasif. Semua tindakan harus proporsional, terukur, dan sesuai aturan yang berlaku, demi menjaga kepercayaan publik terhadap keamanan negara.

Dalam upaya mendukung kelancaran arus lalu lintas, Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional serta rute alternatif. Kawasan Monas, Sudirman-Thamrin, dan Gedung DPR/MPR diprediksi mengalami kepadatan tinggi selama aksi berlangsung, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Masyarakat diimbau untuk menghindari lokasi tersebut, menyesuaikan waktu perjalanan, dan memanfaatkan rute alternatif. Informasi dapat diakses melalui akun resmi @poldametrojaya dan @tmcpoldametro, atau menghubungi layanan 110.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya