Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Abu Anak Krakatau Capai Jabar, Warga Diminta Waspada

BPBD Jabar imbau masyarakat gunakan masker dan batasi aktivitas di luar ruangan akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 15.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Abu Anak Krakatau Capai Jabar, Warga Diminta Waspada
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Sebaran abu vulkanik akibat erupsi terus-menerus Gunung Anak Krakatau mulai merambah wilayah Jawa Barat, memicu imbauan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi setempat. Kepala Pelaksana BPBD Jabar menekankan pentingnya penerapan langkah protektif seperti memakai masker dan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar ruangan guna mengurangi risiko iritasi saluran pernapasan.

Kondisi ini muncul menyusul deteksi dari Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II yang mencatat penyebaran abu vulkanik dari Selat Sunda telah menjangkau sebagian wilayah Jabar, Banten, dan DKI Jakarta. Data citra satelit RGB Himawari-9 menjadi dasar analisis sebaran material tersebut, yang terjadi pasca-erupsi berulang pada gunung api yang berstatus Level III (Siaga).

BPBD Jabar menyarankan masyarakat menutup rapat jendela, pintu, dan ventilasi rumah untuk mencegah partikel abu masuk ke dalam lingkungan permukiman. Selain itu, proses pembersihan abu di atap maupun halaman rumah harus dilakukan perlahan tanpa mengibaskan material, guna menghindari kembali terbangnya partikel halus ke udara.

Dalam situasi ini, warga juga diminta membatasi perjalanan, terutama saat hujan abu terjadi, karena jarak pandang dapat terganggu dan membahayakan keselamatan berkendara. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak panik, serta memantau perkembangan informasi terkini melalui kanal resmi BPBD, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dan BMKG.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya