Abu Vulkanik Anak Krakatau Berdampak pada Kendaraan di Jabodetabek
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan kerusakan pada bodi mobil di wilayah Jakarta, Bekasi, dan Depok, memerlukan penanganan khusus untuk pembersihan.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 15.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Erupsi Gunung Anak Krakatau pada malam Jumat (4/9) menghasilkan sebaran abu vulkanik yang menyebar hingga ke wilayah Jabodetabek, mencapai Jakarta, Bekasi, dan Depok. Partikel abu yang berukuran sekitar 2 milimeter ini memiliki tekstur kasar dan tajam, menyebabkan risiko kerusakan pada permukaan kendaraan jika tidak ditangani dengan benar. Material tersebut terdiri dari potongan batu kecil, mineral, dan debu berbahaya yang dapat menimbulkan baret bila terkena gesekan langsung.
Penting diketahui bahwa abu vulkanik bukan hanya berbahaya bagi kendaraan, tetapi juga bagi kesehatan manusia. Paparan langsung dapat menyebabkan iritasi mata, kulit, gangguan pernapasan, hingga kerusakan organ internal. Oleh karena itu, penanganan terhadap abu yang menempel pada bodi mobil harus dilakukan secara hati-hati dan sesuai prosedur.
Langkah pertama yang direkomendasikan adalah menyiram seluruh bodi mobil dengan air bersih secara merata dan mengalir. Hindari mengusap mobil dengan kain pada tahap ini, karena gesekan langsung dapat meninggalkan goresan permanen. Air mengalir akan membantu melunturkan partikel abu tanpa merusak permukaan cat. Setelah abu terbawa air, barulah dilakukan pembersihan dengan cairan pembersih yang memiliki tingkat keasaman rendah, seperti sampo ringan.
Proses selanjutnya adalah membilas kembali bodi kendaraan hingga bersih dan mengeringkannya menggunakan lap bersih berbahan lembut. Penggunaan lap khusus untuk mobil sangat disarankan agar tidak menimbulkan kerusakan tambahan. Bagi pengguna kendaraan di daerah dekat gunung berapi aktif, dianjurkan untuk selalu menutup mobil dengan sarung pelindung saat diparkir di luar ruangan guna mencegah akumulasi abu vulkanik yang dapat terjadi kapan saja.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


