Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Aktivitas Komunitas Bangun Kehidupan di Kawasan Hunian

Kehadiran aktivitas bersama dalam kawasan hunian mendorong interaksi sosial, memperkuat rasa memiliki, dan menciptakan lingkungan yang lebih hidup dan sehat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 00.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Aktivitas Komunitas Bangun Kehidupan di Kawasan Hunian
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kehidupan di kawasan perkotaan tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur fisik, tetapi juga oleh dinamika sosial yang terbentuk dari interaksi sehari-hari. Tempat yang penuh aktivitas—baik berupa olahraga pagi, pasar mingguan, atau pertemuan komunitas—cenderung terasa lebih hangat dan ramah dibandingkan area yang hanya berfungsi sebagai lintasan antarlokasi. Keberadaan orang-orang yang saling berinteraksi secara rutin menjadi penanda bahwa suatu kawasan benar-benar hidup, bukan sekadar tempat tinggal sementara.

Ruang publik tidak harus berupa taman megah atau desain arsitektur mewah untuk mendorong koneksi sosial. Bahkan, area sederhana seperti lapangan, kawasan kuliner, atau titik kumpul komunitas bisa menjadi sarana utama bagi warga untuk berinteraksi. Dari kebiasaan bertemu secara berkala, hubungan antarwarga mulai terjalin, mengurangi kesepian, dan membangun solidaritas. Pelaku usaha mikro dan kecil pun mendapat ruang untuk memperkenalkan produknya, menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Pendekatan ini selaras dengan prinsip placemaking, yang menekankan pentingnya kehadiran manusia dalam merancang ruang. Menurut World Health Organization, koneksi sosial merupakan faktor kunci dalam menjaga kesehatan mental dan fisik masyarakat, sejalan dengan rencana kerja Komisi Koneksi Sosial tahun 2025. Dengan demikian, aktivitas bersama yang tampaknya sederhana justru membawa dampak besar terhadap kualitas hidup di lingkungan tempat tinggal.

Di kawasan hunian mandiri di Tangerang, seperti Paramount Petals, pendekatan ini diterapkan secara konsisten. Melalui berbagai program komunitas, penghuni, pelaku UMKM, dan masyarakat sekitar didorong untuk terlibat secara aktif. Menurut Sales & Marketing Director Paramount Land, Ferry John Sihombing, tujuan utama dari aktivitas bersama bukan sekadar hiburan, melainkan menciptakan ikatan sosial yang kuat dan mendorong rasa memiliki terhadap lingkungan hidup.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya