Aktivitas Komunitas Bangun Kehidupan di Kawasan Hunian
Kehadiran aktivitas bersama dalam kawasan hunian mendorong interaksi sosial, memperkuat rasa memiliki, dan menciptakan lingkungan yang lebih hidup dan sehat.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 00.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kehidupan di kawasan perkotaan tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur fisik, tetapi juga oleh dinamika sosial yang terbentuk dari interaksi sehari-hari. Tempat yang penuh aktivitas—baik berupa olahraga pagi, pasar mingguan, atau pertemuan komunitas—cenderung terasa lebih hangat dan ramah dibandingkan area yang hanya berfungsi sebagai lintasan antarlokasi. Keberadaan orang-orang yang saling berinteraksi secara rutin menjadi penanda bahwa suatu kawasan benar-benar hidup, bukan sekadar tempat tinggal sementara.
Ruang publik tidak harus berupa taman megah atau desain arsitektur mewah untuk mendorong koneksi sosial. Bahkan, area sederhana seperti lapangan, kawasan kuliner, atau titik kumpul komunitas bisa menjadi sarana utama bagi warga untuk berinteraksi. Dari kebiasaan bertemu secara berkala, hubungan antarwarga mulai terjalin, mengurangi kesepian, dan membangun solidaritas. Pelaku usaha mikro dan kecil pun mendapat ruang untuk memperkenalkan produknya, menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Pendekatan ini selaras dengan prinsip placemaking, yang menekankan pentingnya kehadiran manusia dalam merancang ruang. Menurut World Health Organization, koneksi sosial merupakan faktor kunci dalam menjaga kesehatan mental dan fisik masyarakat, sejalan dengan rencana kerja Komisi Koneksi Sosial tahun 2025. Dengan demikian, aktivitas bersama yang tampaknya sederhana justru membawa dampak besar terhadap kualitas hidup di lingkungan tempat tinggal.
Di kawasan hunian mandiri di Tangerang, seperti Paramount Petals, pendekatan ini diterapkan secara konsisten. Melalui berbagai program komunitas, penghuni, pelaku UMKM, dan masyarakat sekitar didorong untuk terlibat secara aktif. Menurut Sales & Marketing Director Paramount Land, Ferry John Sihombing, tujuan utama dari aktivitas bersama bukan sekadar hiburan, melainkan menciptakan ikatan sosial yang kuat dan mendorong rasa memiliki terhadap lingkungan hidup.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026

7-10 Oktober 2026, Pameran Kesehatan Terbesar di Asia Tenggara Hadirkan Inovasi Berbasis AI
Hospital Expo 2026 di BSD City akan menampilkan lebih dari 600 peserta dengan teknologi kesehatan canggih berbasis kecerdasan buatan, termasuk alat bedah robotik dan deteksi risiko penyakit melalui analisis retina.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


