Aliran Modal Asing Capai Rp140,6 Triliun, Stabilitas Ekonomi Jadi Penopang Kepercayaan Global
Pertumbuhan ekonomi 5,45%, inflasi terkendali, dan cadangan devisa kuat mendorong aliran modal asing mencapai Rp140,6 triliun hingga Agustus 2026.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 17.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kinerja ekonomi Indonesia yang tetap kokoh di tengah tekanan global berhasil menjaga kepercayaan investor internasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa stabilitas perekonomian domestik menjadi faktor utama yang mendorong aliran modal asing terus mengalir ke tanah air. Peringkat kredit Indonesia yang dipertahankan pada level BBB/stable oleh S&P Global Ratings serta AAA/stable dari Lianhe Ratings menjadi bukti nyata atas kredibilitas fiskal dan struktural negara.
Pertumbuhan ekonomi hingga semester pertama 2026 mencapai 5,45%, didukung oleh inflasi yang terkendali pada 3,19% year-on-year hingga bulan Agustus. Neraca perdagangan juga mencatat surplus sebesar US$3,7 miliar pada periode Januari-Juli, sementara cadangan devisa tercatat sebesar US$145,3 miliar. Rupiah pun menguat signifikan dari level Rp18.171 per dolar AS di Juni 2026 ke posisi Rp17.720 per dolar AS, menunjukkan kekuatan fundamental pasar valuta asing.
Aliran modal asing yang terus mengalir menjadi indikator kepercayaan global terhadap ekonomi Indonesia. Hingga akhir Agustus 2026, total aliran modal masuk mencapai Rp140,6 triliun, menunjukkan kecenderungan positif dalam investasi jangka pendek dan panjang. Imbal hasil surat berharga negara (SBN) tenor 10 tahun yang berada di kisaran 7%—meski sempat menyentuh puncak 7,39% pada 11 Juni—juga mencerminkan keseimbangan antara daya tarik dan risiko pasar keuangan dalam negeri.
Sentimen positif di pasar modal terus terjaga, ditandai oleh apresiasi nilai tukar rupiah, penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), serta kinerja SBN yang tetap stabil. Purbaya menegaskan bahwa konsistensi kebijakan makroekonomi dan pengelolaan fiskal yang sehat menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan internasional. Keberlanjutan aliran modal tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang menarik di kawasan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
25 Oktober 2026

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

