Bandara Soekarno-Hatta Dibuka Kembali Setelah Tertutup Akibat Abu Vulkanik
Bandara Soekarno-Hatta dan empat bandara lainnya kembali beroperasi setelah sempat ditutup akibat sebaran abu vulkanik dari letusan Gunung Anak Krakatau, memulihkan lalu lintas penerbangan sejak pagi hari.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 07.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Bandara Internasional Soekarno-Hatta resmi kembali beroperasi pada Selasa (8/9) dini hari, setelah sempat ditutup sementara akibat penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Penutupan berlangsung sejak Jumat (4/9) dan menyebabkan gangguan besar pada sistem penerbangan nasional. Pemulihan operasional dilakukan setelah otoritas penerbangan menilai kondisi atmosfer telah membaik dan landasan pacu bebas dari endapan abu.
Sejak pukul 05.00 WIB, lalu lintas penerbangan mulai meningkat secara signifikan, seperti yang tercatat oleh sistem pemantau penerbangan global. Peningkatan ini menunjukkan kembalinya aktivitas normal di sejumlah rute penerbangan domestik dan internasional yang sebelumnya dibatasi. Kondisi ini menandai pemulihan layanan bagi lebih dari 340 ribu penumpang yang terdampak penutupan bandara.
Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa seluruh prosedur keselamatan telah dilakukan sebelum pembukaan kembali. Tim teknis memastikan tidak ada residu abu vulkanik yang mengganggu operasional alat bantu pendaratan dan sistem navigasi. Pemantauan terus dilakukan secara intensif untuk mencegah risiko lanjutan akibat aktivitas vulkanik yang masih berlangsung.
Tujuan utama dari pembukaan kembali bandara adalah memastikan kelancaran mobilitas penumpang dan distribusi logistik, terutama menjelang masa libur akhir tahun. Autoritas penerbangan juga mengimbau maskapai dan penumpang untuk tetap waspada dan memantau informasi resmi terkait kondisi cuaca dan aktivitas gunung api.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Partikel abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama pada orang dengan kulit sensitif atau barrier yang sudah rusak.
9 September 2026

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Penggunaan dua masker, terutama tipe bedah, dinilai bisa meningkatkan perlindungan dari abu vulkanik meski belum ada bukti ilmiah pasti.
9 September 2026

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Pemilik hewan peliharaan di lima provinsi terdampak harus segera lindungi anabul dari paparan abu vulkanik dengan langkah-langkah praktis dan preventif.
9 September 2026

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Langkah tepat saat terpapar abu vulkanik mencakup menjauh dari sumber, membersihkan tubuh dengan hati-hati, dan segera ke dokter jika gejala memburuk.
9 September 2026
Berita Lainnya

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA

Data Ekonomi India Dikritik, Mantan Pejabat Sebut Manipulasi Sistemik
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Rabu, 9 September 2026, 07.33 WITA


