Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Alisson Marah, Hancurkan Papan Pergantian Pemain Usai Imbang Lawan Forest

Kiper Liverpool Alisson Becker marah besar setelah insiden teknis papan pergantian pemain mengganggu strategi tim saat laga imbang 2-2 melawan Nottingham Forest di Anfield.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.16 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Alisson Marah, Hancurkan Papan Pergantian Pemain Usai Imbang Lawan Forest
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kekalahan emosional Alisson Becker terjadi usai pertandingan Liga Inggris antara Liverpool dan Nottingham Forest berakhir imbang 2-2 di Anfield, Sabtu (29/8). Ia terlihat menendang papan elektronik pengganti pemain hingga rusak saat meninggalkan lapangan, menunjukkan kekecewaan mendalam atas kegagalan tim dalam menjalankan rotasi pemain yang sudah direncanakan. Insiden tersebut terjadi setelah proses pergantian tiga pemain terhambat akibat kerusakan pada perangkat digital yang digunakan wasit keempat.

Pada menit ke-67, Liverpool sudah menyerahkan data pemain pengganti kepada wasit dua hingga tiga menit sebelumnya, namun papan digital yang seharusnya menampilkan informasi itu tidak berfungsi. Ketidakmampuan melakukan pergantian tepat waktu menjadi krusial ketika Alisson menjatuhkan bek Nottingham Forest, Neco Williams, di kotak penalti. Wasit langsung menunjuk titik putih, dan Forest berhasil memanfaatkannya untuk unggul 2-1.

Kegagalan sistem teknis ini memicu reaksi tajam dari pelatih Liverpool, Andoni Iraola, yang menegaskan bahwa timnya sudah menyiapkan pergantian sebelum insiden terjadi. Ia menyebut bahwa perangkat pergantian pemain yang bermasalah harus dievaluasi lebih lanjut. Dukungan juga datang dari mantan wasit Liga Primer Inggris, Graham Scott, yang menyatakan bahwa penggunaan perangkat digital tersebut rentan menimbulkan masalah dan mungkin perlu digantikan dengan sistem alternatif, seperti pengumuman lewat papan iklan di sisi lapangan atau pengelolaan oleh klub sendiri.

Meski akhirnya Liverpool mampu menyamakan skor melalui gol Victor Munoz, hasil imbang tetap menimbulkan frustrasi dalam tim. Alisson, yang terlihat kesal dan kehilangan kendali emosi, menjadi simbol ketidakpuasan atas kejadian yang menurut banyak pihak bisa dicegah dengan sistem yang lebih andal. Insiden ini kembali menyoroti pentingnya konsistensi teknologi dalam pertandingan profesional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya