Jumat, 11 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Aljazair Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Aljazair menghentikan hubungan diplomatik dengan Uni Emirat Arab, termasuk melarang pesawat UEA masuk ke wilayahnya, sebagai respons terhadap kebijakan regional yang dianggap merugikan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 15.20 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Aljazair secara resmi memutus hubungan diplomatik dengan Uni Emirat Arab (UEA) dalam langkah yang menandai ketegangan diplomatik terbaru di kawasan Timur Tengah. Keputusan ini diambil setelah pemerintah Aljazair menyatakan bahwa kebijakan UEA dinilai bertentangan dengan kepentingan strategis dan kebijakan luar negeri negara tersebut. Larangan terhadap pesawat UEA untuk mendarat di wilayah Aljazair menjadi bagian dari langkah tegas yang diambil sebagai respons terhadap ketegangan yang memburuk dalam beberapa pekan terakhir.

Kementerian Luar Negeri Aljazair menyatakan bahwa keputusan ini diambil untuk menjaga kedaulatan dan kemandirian kebijakan luar negeri negara. Mereka menegaskan bahwa tindakan ini bukan hanya reaksi terhadap kebijakan tertentu, tetapi juga sebagai bentuk peringatan terhadap intervensi yang dianggap merusak stabilitas regional. Larangan penerbangan menjadi simbol keberpihakan Aljazair terhadap prinsip non-intervensi dan solidaritas antar negara-negara Afrika serta kawasan yang menolak dominasi politik eksternal.

Beberapa sumber diplomatik menyebut bahwa ketegangan mulai memuncak setelah UEA mendukung inisiatif politik yang dianggap mengancam kepentingan Aljazair di wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara. Meski tidak dirinci lebih lanjut, pihak Aljazair menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi netralitas dan kemandirian dalam urusan internasional.

Dalam pernyataan resmi, pemerintah Aljazair menegaskan bahwa kebijakan ini tidak ditujukan untuk memperburuk hubungan dengan negara lain secara umum, tetapi sebagai respons terhadap kebijakan spesifik yang dianggap merugikan. Mereka menyatakan terbuka untuk menjalin komunikasi jika UEA menunjukkan komitmen untuk memperbaiki hubungan secara konstruktif dan menghormati kebijakan luar negeri Aljazair.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya