Alternatif Susu Sapi untuk Anak yang Tetap Bergizi
Banyak pilihan pengganti susu sapi yang seimbang nutrisinya, namun perlu dipilih berdasarkan usia, kondisi kesehatan, dan kandungan gizi yang sesuai kebutuhan anak.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 19.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Susu sapi sering menjadi pilihan utama karena kandungan protein, kalsium, vitamin, dan mineral yang mendukung tumbuh kembang anak. Namun, sebagian anak mengalami alergi atau intoleransi terhadap komponen dalam susu sapi, termasuk laktosa, sehingga perlu alternatif lain yang tetap memenuhi kebutuhan gizi harian. Pemilihan susu pengganti harus dilakukan dengan hati-hati, mempertimbangkan faktor usia, kondisi kesehatan, dan kandungan nutrisi yang terkandung dalam produk tersebut.
Susu kambing menjadi salah satu alternatif yang kaya akan kalsium, vitamin A, B6, dan kalium, meski kandungan folat dan vitamin B12-nya lebih rendah dibandingkan susu sapi. Produk yang sudah dipasteurisasi dan diperkaya nutrisi disarankan, tetapi tetap mengandung laktosa, sehingga tidak cocok untuk anak dengan intoleransi laktosa. Anak yang alergi terhadap protein susu sapi juga berisiko mengalami reaksi serupa terhadap susu kambing.
Susu domba menawarkan profil gizi yang mirip dengan susu kambing, termasuk tinggi kalsium dan vitamin, namun juga mengandung laktosa dan potensi alergi yang sama seperti susu kambing. Penggunaannya harus dipertimbangkan secara khusus, terutama pada anak dengan riwayat alergi atau gangguan pencernaan. Sementara itu, susu kedelai yang telah diperkaya menjadi pilihan yang cukup seimbang, dengan protein dan kalsium yang mendekati susu sapi, namun tetap perlu dicek apakah anak tidak alergi terhadap kedelai.
Susu oat memiliki energi tinggi, tetapi kandungan proteinnya hanya sekitar setengah dari susu hewan, sehingga tidak disarankan sebagai sumber utama protein jika asupan dari makanan lain belum memadai. Anak perlu mendapatkan protein tambahan dari sumber seperti telur, ikan, daging, atau biji-bijian. Sebaliknya, susu kacang polong menawarkan protein yang lebih tinggi dibandingkan susu nabati lain, serta bisa diperkaya dengan kalsium, vitamin D, B12, dan yodium, asalkan tidak mengandung gula tambahan dan memiliki setidaknya 50 kkal per 100 ml.
Pemilihan susu pengganti harus didasarkan pada kebutuhan spesifik anak, bukan sekadar preferensi rasa. Orang tua disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengganti susu sapi, terutama jika anak memiliki riwayat alergi atau gangguan pencernaan. Dengan pemilihan yang tepat, anak tetap bisa mendapatkan nutrisi lengkap untuk mendukung tumbuh kembang optimal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan infrastruktur irigasi di lima daerah untuk tingkatkan akses air bagi petani lahan tadah hujan.
26 Oktober 2026

Indonesia Butuh Lebih Banyak Penulis Naskah Film Profesional
Ketua BPI ungkap industri film lokal kekurangan talenta, terutama penulis naskah, meski lulusan perfilman jumlahnya melimpah namun hanya sedikit yang masuk ke industri.
26 Oktober 2026

Adegan Pernikahan Chandler Bing Menggambarkan Harapan Terdalam Perry
Keluarga Matthew Perry mengungkapkan kesedihan mendalam saat menyaksikan adegan pernikahan Chandler dan Monica, yang mencerminkan keinginan abang mereka untuk memiliki keluarga di tengah perjuangan melawan kecanduan.
26 Oktober 2026

Ubed Siap Laga Penentu di Final French Open 2026
Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, melangkah ke final French Open 2026 setelah menaklukkan unggulan Prancis dalam pertandingan sengit tiga gim.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

