Alva dan Gesits Resmi Dapat Insentif Pemerintah
Dua merek motor listrik lokal, Alva dan Gesits, telah dikonfirmasi menerima insentif pemerintah berdasarkan produksi di Jawa Barat dan kesiapan ekosistem kendaraan listrik.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 00.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah menetapkan dua merek motor listrik nasional, Alva dan Gesits, sebagai penerima insentif pemerintah. Kedua produsen ini telah memenuhi syarat utama, yakni memproduksi kendaraan listrik di wilayah Jawa Barat, sebagai bagian dari strategi pemerintah mendukung ekosistem transportasi ramah lingkungan. Insentif ini menjadi langkah krusial dalam mendorong penetrasi kendaraan listrik di pasar dalam negeri.
Pemerintah menekankan pentingnya konsistensi dalam skema insentif yang akan disesuaikan dengan kesiapan infrastruktur, terutama sistem pengisian daya dan pengelolaan baterai. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan bahwa pemberian insentif tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada kesiapan ekosistem pendukung, termasuk jaringan pengisian dan sumber daya baterai yang berkelanjutan.
Alva menawarkan lima model dengan rentang harga mulai dari Rp37,5 juta hingga Rp49,5 juta. Alva N3 menjadi pilihan entry-level dengan fitur pengisian cepat melalui teknologi Boost Charge, sementara Alva Cervo berbagai varian seperti Cervo X, Cervo Q, dan One XP menawarkan performa tinggi serta teknologi canggih. Di sisi lain, Gesits hadir dengan harga yang lebih terjangkau, mulai dari Rp23,956 juta untuk model GV1 Standard Range hingga Rp29,9 juta untuk GV1 Long Range, menunjukkan strategi harga yang kompetitif.
Kedua merek ini telah aktif memasarkan produknya di seluruh wilayah Indonesia, menunjukkan kapasitas produksi dan distribusi yang memadai. Keberadaan mereka sebagai penerima insentif mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendukung industri kendaraan listrik nasional, sekaligus mendorong inovasi dan daya saing lokal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


