Anggaran Perumahan 2027 Disetujui Rp11,77 Triliun, 92% untuk Program Langsung
Pagu anggaran Kementerian PKP 2027 disetujui Rp11,77 triliun, dengan 92% dialokasikan untuk program perumahan langsung bagi masyarakat.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 23.03 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman telah resmi mendapatkan penetapan pagu anggaran untuk Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp11,77 triliun, setelah melalui serangkaian pembahasan intensif dengan Komisi V DPR RI. Penetapan ini merupakan hasil dari rapat kerja, pendalaman RKA K/L, serta rapat dengar pendapat yang digelar pada rentang Agustus hingga September 2026, yang menunjukkan kesepakatan bersama atas prioritas penggunaan anggaran.
Dari total pagu tersebut, sebesar Rp10,85 triliun atau 92,23% dialokasikan untuk Program Perumahan dan Kawasan Permukiman, sementara sisanya sebesar Rp913,82 miliar digunakan untuk Dukungan Manajemen. Menteri Maruarar Sirait menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjaga alokasi manajemen tetap di bawah 8% agar sebagian besar dana dapat dimanfaatkan secara langsung untuk kebutuhan masyarakat, khususnya kalangan berpenghasilan rendah.
Meskipun pagu anggaran telah disetujui, Kementerian PKP menyadari bahwa angka tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal yang mencapai Rp106 triliun. Sehingga, masih terdapat celah sebesar Rp94,23 triliun yang belum terakomodasi. Untuk mengisi celah tersebut, pemerintah terus mendorong pendanaan alternatif, termasuk melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang telah menyalurkan dana hingga sekitar Rp50 triliun sepanjang tahun ini.
Dengan dukungan KUR, telah terjadi peningkatan signifikan dalam akses perumahan, tercatat sekitar 87 ribu rumah direnovasi dan 18 ribu unit rumah dibangun atau dibeli oleh masyarakat. Selain itu, kerja sama dengan sektor perbankan berhasil menaikkan kuota rumah subsidi dari 220 ribu menjadi 350 ribu unit. Menteri Ara menegaskan bahwa program 2027 akan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel, sejalan dengan visi pemerintah dan harapan Komisi V DPR RI.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Vaksindo Ekspor Vaksin Unggas ke Afrika, Capai Rp1,9 Miliar
PT Vaksindo Satwa Nusantara sukses mengekspor vaksin hewan senilai Rp1,9 miliar ke empat negara Afrika sebagai langkah ekspansi pasar pertama di benua tersebut.
24 September 2026

Anggaran Kemenhub 2027 Rp32,9 Triliun, Laut Terbesar
Ditjen Perhubungan Laut menjadi penerima anggaran terbesar di Kemenhub dengan Rp10,49 triliun, menyesuaikan prioritas peningkatan keselamatan dan konektivitas maritim.
24 September 2026

Anggaran 2027 Basarnas Belum Cukup, Kekurangan Rp2,29 Triliun
Basarnas mengalokasikan anggaran Rp1,56 triliun untuk 2027, masih kurang Rp2,29 triliun dari kebutuhan sebenarnya, terutama untuk sarana dan prasarana pencarian dan pertolongan.
24 September 2026

Pemerintah Masih Rancang Desain Program Rekening Gratis
Pemerintah belum menentukan anggaran detail dan desain pelaksanaan program pembukaan rekening gratis dengan saldo awal Rp50 ribu untuk masyarakat.
24 September 2026
Berita Lainnya

Presiden Bentuk Badan Nasional untuk Pencegahan Karhutla dari Akar Rumput
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Presiden Dorong Riset Optimalisasi Lahan Gambut
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Mabes Polri Ambil Alih Penyelidikan Tenggelamnya Kapal Virgo
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Pemprov NTB dan DPR RI Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Penyusunan UU Reforma Agraria Dilakukan dengan Pertimbangan Mendalam
Kamis, 24 September 2026, 23.28 WITA

Penularan HIV: Fakta Ilmiah di Balik Mitos yang Berkembang
Kamis, 24 September 2026, 23.22 WITA

Mobil Penumpang Kapal Pesiar Dipenuhi Anak Laba-Laba di Galveston
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Gen Z AS Dorong Masuknya Mobil Listrik China
Kamis, 24 September 2026, 23.13 WITA

