Anggaran Rekening Gratis Turun Jadi Rp1,28 T dari Rp3,84 T
Pemerintah menyesuaikan anggaran program Satu Orang Satu Rekening menjadi Rp1,28 triliun setelah penyempurnaan data penerima, dengan target 25 juta warga belum punya rekening.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 23.22 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 52x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah resmi menurunkan anggaran program Satu Orang Satu Rekening dari rencana awal sekitar Rp3,84 triliun menjadi Rp1,28 triliun. Penyesuaian ini dilakukan setelah proses pencocokan dan validasi data calon penerima yang mencakup warga berusia 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening bank dan termasuk dalam kelompok desil 1 hingga 4. Penyisiran data dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan akurasi dan efisiensi penyaluran bantuan.
Dalam kesempatan Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIExpo Kemayoran, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa data penerima telah selesai diproses dan siap untuk dilaksanakan. Ia menekankan bahwa jumlah penerima yang teridentifikasi lebih rendah dari perkiraan awal, sehingga anggaran pun disesuaikan secara proporsional. “Sudah ada data calon penerima, makanya anggarannya sekitar Rp1,28 triliun,” ujarnya.
Program ini bertujuan meningkatkan inklusi keuangan nasional dari 93 persen menjadi mendekati 99 persen. Dengan pembukaan rekening gratis bagi 25 juta warga yang belum memiliki akses perbankan, pemerintah berharap masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan keuangan formal. Setiap rekening yang dibuka akan diberikan dana awal sebesar Rp50 ribu sebagai insentif awal.
Pembukaan rekening akan dilakukan melalui dua bank yang ditunjuk, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI). Seluruh pendanaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tanpa membebani anggaran daerah. Proses ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperluas akses keuangan secara merata di seluruh wilayah Indonesia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

