Aplikasi Hornet Dihapus dari Toko Resmi, Turunan Masih Beredar
Pemerintah mengonfirmasi penghapusan aplikasi Hornet dari App Store dan Play Store, sementara varian seperti Hornet Live masih dalam proses penindakan karena pelanggaran regulasi dan kepatuhan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 17.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Komunikasi dan Digital telah memastikan bahwa aplikasi Hornet tidak lagi tersedia di dua toko aplikasi utama, Apple App Store maupun Google Play Store, sejak Rabu (26/8). Keputusan ini diambil berdasarkan aduan masyarakat terkait dugaan promosi konten LGBTIQ+ yang dianggap tidak sesuai dengan norma dan ketentuan hukum di Indonesia. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital menyatakan bahwa tindakan penghapusan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kepatuhan platform digital terhadap regulasi nasional.
Namun, meski Hornet telah dihapus, pihak kementerian menemukan aplikasi serupa dengan nama berbeda, yakni Hornet Live, yang tetap tersedia di pasar aplikasi. Aplikasi tersebut diketahui dikembangkan oleh entitas yang sama, Queer Networks Inc, pemilik Hornet asli. Komdigi kini sedang memproses pengajuan penindakan terhadap aplikasi tersebut untuk memastikan keseragaman penegakan aturan.
Selain masalah konten, pemerintah juga menyoroti kegagalan Hornet dalam mendaftarkan diri sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Indonesia. Sejak awal, platform tersebut tidak pernah memenuhi kewajiban administratif tersebut, yang merupakan syarat wajib bagi semua layanan digital yang beroperasi di wilayah hukum Indonesia. Ketidakpatuhan ini menjadi alasan utama dalam penindakan hukum yang dilakukan.
Komdigi menegaskan bahwa setiap platform digital yang hadir di Indonesia wajib mematuhi norma, nilai, dan ketentuan hukum yang berlaku. Tindakan terhadap Hornet dan turunannya merupakan bagian dari langkah strategis dalam pengawasan ruang digital yang lebih ketat, terutama terhadap konten yang berpotensi menimbulkan kontroversi sosial. Pemerintah tetap terbuka terhadap aduan masyarakat guna memastikan kepatuhan dan keamanan digital nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Xiaomi meluncurkan SUV Skynomad di China dengan teknologi extended-range electric vehicle, menawarkan jangkauan hingga 1.705 km dan berbagai fitur eksklusif untuk segmen keluarga premium.
8 September 2026

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Startup asal Amerika Serikat berencana meluncurkan wahana antariksa ke Alpha Centauri pada 2029, meski perjalanan akan memakan waktu 80 ribu tahun, dengan tujuan menginspirasi generasi mendatang.
8 September 2026

Penguatan Pengawasan MBG Lewat Standar Operasional dan Teknologi
Badan Gizi Nasional memperkuat tata kelola Makan Bergizi Gratis dengan aturan jam kerja ketat, sistem pengawasan digital, dan label batas waktu konsumsi untuk jaminan keselamatan pangan.
8 September 2026

Galaxy S26 FE Unggulkan Kamera Premium dan AI Modern
Samsung meluncurkan Galaxy S26 FE dengan peningkatan kamera dan fitur AI canggih yang mengadopsi teknologi flagship untuk pengalaman konten kreator yang lebih stabil dan cerdas.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


