AS Perkuat Pangkalan Militer di Australia, Siapkan 1.000 Personel
Amerika Serikat rencanakan penempatan 1.000 personel militer di pangkalan HMAS Stirling, Australia, mulai tahun depan sebagai bagian dari ekspansi armada kapal selam nuklir kelas Virginia.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 07.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 8x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Amerika Serikat telah menetapkan rencana strategis untuk memperluas kehadiran militer di wilayah Australia, khususnya melalui pembukaan markas permanen armada kapal selam bertenaga nuklir kelas Virginia di pangkalan HMAS Stirling, dekat Perth. Proyek ini dijadwalkan beroperasi penuh pada 2027, menandai langkah signifikan dalam kerja sama pertahanan Indo-Pasifik. Penetapan lokasi tersebut disepakati dalam pertemuan tingkat menteri antara Menteri Pertahanan Australia Richard Marles dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth di Washington DC.
Sebanyak 1.000 personel Angkatan Laut AS akan ditempatkan di pangkalan tersebut mulai tahun depan, mendukung operasional kapal selam canggih yang dirancang untuk memperkuat kapasitas pertahanan wilayah. Kehadiran ini melengkapi keberadaan regu Marinir AS yang sudah beroperasi secara rutin di Darwin, menunjukkan komitmen jangka panjang AS terhadap stabilitas keamanan di kawasan. Marles menegaskan bahwa pengumuman lebih rinci akan disampaikan dalam pertemuan AUSMIN mendatang, di mana ia akan berdiskusi dengan Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong dan rekan-rekan dari AS.
Pentingnya kehadiran militer AS, menurut Marles, tidak hanya sebagai bentuk pencegahan, tetapi juga sebagai alat menjaga perdamaian dan keseimbangan kekuatan di kawasan Indo-Pasifik. Ia menekankan bahwa pertumbuhan kekuatan militer AS di Australia telah menjadi kebijakan konsisten sejak pemerintah saat ini berkuasa, dan sejalan dengan kepentingan nasional Australia. Selain fasilitas kapal selam, Pentagon juga memperhatikan percepatan pembangunan kapasitas di wilayah utara Australia yang dinilai rentan terhadap ancaman.
Dalam konteks kerja sama strategis, kedua negara juga berencana memperkuat kolaborasi industri pertahanan, termasuk produksi rudal berpemandu secara lokal. Di sisi lain, tekanan AS terhadap sekutu untuk meningkatkan anggaran pertahanan tetap menjadi fokus. Hegseth menekankan pentingnya kontribusi nyata dari mitra dalam menjaga keamanan kolektif. Marles menanggapi dengan menunjukkan bahwa Australia kini mengalokasikan 2,8% dari PDB untuk anggaran pertahanan—angka yang melampaui sejumlah negara Eropa seperti Jerman, Inggris, Prancis, Spanyol, dan Italia, serta menempatkan negara tersebut di atas sebagian besar anggota NATO, kecuali negara-negara Nordik, Baltik, dan Polandia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026

<Korea Utara dan Ancaman Invasi: Realitas atau Simulasi Game?>
<Game Call of Duty menggambarkan invasi Korea Utara ke Korea Selatan, yang secara historis pernah terjadi dan kini kembali menjadi perhatian akibat perubahan sikap Pyongyang.>
24 Oktober 2026

Champi Masuki Wilayah China Setelah Guyur Taiwan dan Jepang
Topan Champi melanda China setelah merusak Taiwan dan pulau selatan Jepang, menyebabkan evakuasi massal, pemadaman listrik, dan pembatalan ratusan penerbangan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

