AS Serang Pesta Pernikahan di Iran, 5 Tewas dan Banyak Terluka
Serangan udara AS menewaskan lima orang, termasuk seorang anak, dalam perayaan pernikahan di Sirik, Iran, menyebabkan ratusan korban luka dan kerusakan parah pada bangunan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 16.49 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Sebuah serangan udara yang diduga berasal dari Amerika Serikat menghantam sebuah rumah di wilayah Sirik, Iran, pada pagi hari Rabu, saat sedang berlangsung perayaan pernikahan. Insiden ini menewaskan lima warga, termasuk seorang anak kecil, serta melukai lebih dari 60 orang. Lokasi serangan berada di kota Kuhestak, wilayah selatan Iran, yang mengalami kerusakan signifikan pada infrastruktur dan fasilitas publik.
Menurut pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, aksi tersebut dikategorikan sebagai serangan "brutal" yang sengaja mengincar warga sipil. Ia menegaskan bahwa tempat kejadian adalah area yang tidak memiliki aktivitas militer, sehingga serangan tersebut dianggap melanggar hukum internasional. Beberapa saksi mata melaporkan bahwa puing-puing bangunan berserakan di sekitar lokasi, sementara listrik dan komunikasi terputus akibat ledakan.
Data terbaru dari pejabat kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, menyebutkan bahwa 63 korban luka dilarikan ke rumah sakit di Minab, kota terdekat. Sebanyak 50 di antaranya adalah perempuan dan anak-anak. Semua korban yang dirawat dikonfirmasi dalam kondisi stabil, meski sejumlah besar masih membutuhkan perawatan intensif. Gambar yang dirilis oleh Masyarakat Bulan Sabit Merah Iran menunjukkan kondisi ruangan yang hancur, dengan dinding runtuh dan kaca pecah berserakan di tanah.
Gubernur wilayah Sirik, Reza Shahidiyan, mengonfirmasi jumlah korban dan meminta bantuan internasional untuk menangani dampak kemanusiaan akibat serangan tersebut. Ia menekankan bahwa lokasi kejadian adalah area sipil murni, tanpa indikasi adanya aktivitas militer. Serangan ini kembali memperburuk ketegangan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat, yang sebelumnya telah terjadi konflik terbuka di berbagai wilayah Timur Tengah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya
Pemadaman Listrik Berlanjut di Kendari dan Konawe, Tertunda Hingga Malam Hari
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
ASN Tunggak Pajak Kendaraan Siap Dikenai Sanksi TPP
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Kebiasaan Malam Sederhana Tingkatkan Kesehatan Kulit
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar Terungkap, Saksi Sebut Ada Instruksi Ketik Nama
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Kasus Tambang di Bombana
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tambang Nikel Kabaena
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA


