AS Serang Pulau Larak, Iran Balas dengan Siapkan Roket Ranjau Laut
Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer ke Iran melalui bombardir di Pulau Larak, menyusul jeda sebulan, dengan alasan Iran bersiap meluncurkan roket berranjau laut di Selat Hormuz.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pasukan Amerika Serikat melakukan serangan udara terhadap dua peluncur rudal milik Iran di Pulau Larak, wilayah strategis di Selat Hormuz, pada dini hari Senin (31/8), menandai kembalinya aksi militer setelah sebulan vakum. Serangan ini dikonfirmasi oleh juru bicara Komando Pusat AS, yang menyatakan bahwa Garda Revolusi Iran sedang dalam proses persiapan meluncurkan roket dilengkapi ranjau laut menuju jalur pelayaran kunci global tersebut.
Kejadian ini terjadi di tengah dinamika ketegangan yang telah berlangsung selama enam bulan, meski sebelumnya terjadi penurunan intensitas konflik. Pemerintahan Trump memilih fokus pada pendekatan ekonomi, termasuk penerapan sanksi dan blokade angkatan laut, sebagai respons terhadap aksi Iran yang memblokir Selat Hormuz sejak 28 Februari. Jalur itu menjadi krusial karena melintasi sekitar seperlima pasokan minyak dunia.
Kapten Angkatan Laut Tim Hawkins, juru bicara Komando Pusat AS, mengonfirmasi bahwa operasi pembersihan ranjau laut di Selat Hormuz telah selesai. Pasukan AS tetap menjaga kewaspadaan tinggi, dengan komitmen menjaga kelancaran arus perdagangan global melalui perairan vital tersebut. Meski gencatan senjata telah disepakati pada April dan kesepakatan damai ditandatangani Juni, proses diplomasi belum menghasilkan kesepakatan final.
Upaya mediator dari negara-negara seperti Pakistan dan Qatar belum mampu menyelesaikan krisis. Senator AS Jack Reed menilai bahwa setelah enam bulan konflik, tidak ada pencapaian strategis yang signifikan. Ia menekankan bahwa pendekatan militer justru melemahkan posisi AS secara geopolitik dan merusak reputasi di kancah internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Festival Indonesia 2026 di Melbourne sukses menarik lebih dari 6.000 pengunjung dengan persembahan budaya, kuliner, dan UMKM dari berbagai daerah.
25 Oktober 2026

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

