Asap Tebal Akibat Karhutla Guyur Palembang Pagi Hari
Kabut asap pekat dari kebakaran hutan dan lahan kembali menyelimuti Palembang, mengganggu visibilitas dan menimbulkan keluhan kesehatan di kalangan warga.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 12.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 15x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kota Palembang kembali dilanda kabut asap tebal pada Selasa pagi, 20 Oktober, akibat kebakaran hutan dan lahan yang meluas di sejumlah wilayah Sumatera Selatan. Kondisi ini menyebabkan jarak pandang menurun drastis, bahkan hanya beberapa meter di beberapa titik. Warga yang beraktivitas di luar ruangan terpaksa mengenakan masker, sementara pengendara mobil dan sepeda motor memilih menyalakan lampu meskipun hari masih pagi.
Kualitas udara di Palembang mencatat level sangat tidak sehat pada Senin (19/10), dengan konsentrasi partikel halus PM2.5 mencapai 215,6 mikrogram per meter kubik. Angka tersebut jauh melampaui ambang batas aman yang ditetapkan WHO. Dampak langsung terasa bagi warga, seperti sesak napas, mata perih, dan iritasi saluran pernapasan. Salah satu pegawai negeri, Diah Gunderi, mengungkapkan bahwa kondisi asap hari ini jauh lebih parah dibandingkan sehari sebelumnya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan terdapat 44 titik kebakaran tersebar di berbagai wilayah di Sumatera Selatan. Mayoritas kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembukaan lahan yang tidak terkendali. Upaya pemadaman terus dilakukan, namun kendala cuaca kering dan angin kencang menyulitkan proses penanggulangan.
Warga meminta pemerintah segera mengambil langkah tegas dan koordinatif untuk menekan jumlah kebakaran serta menjamin kesehatan masyarakat. Mereka berharap agar penanganan karhutla tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga mencegah agar kejadian serupa tidak berulang di masa depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

14 Lokasi Piknik Unik yang Menyuguhkan Sejarah dan Keindahan Tak Biasa
Berbagai tempat piknik di dunia menawarkan pengalaman berbeda, dari bekas tambang hingga reruntuhan kastel, dengan nuansa sejarah dan alam yang menarik.
24 Oktober 2026

16 Wilayah Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
BMKG memperingatkan 16 wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat serta angin kencang, didorong dinamika atmosfer regional dan lokal pada Sabtu (24/10).
24 Oktober 2026

Musim Hujan 2026/2027 Tiba Lebih Lambat, BMKG Peringatkan Potensi Bencana
Prediksi BMKG menunjukkan musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia mulai mundur hingga November hingga Desember, dengan risiko banjir dan longsor meningkat di akhir tahun.
24 Oktober 2026

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
NASA menegaskan komitmen mendaratkan astronot di permukaan bulan pada 2028 melalui misi Artemis IV, dengan dukungan SpaceX dan Blue Origin dalam pengembangan wahana pendaratan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

