ASN di Era AI: Fokus pada Kecerdasan, Bukan Sekadar Teknologi
Pemerintah kini mendorong ASN menguasai penggunaan AI secara bijak demi meningkatkan kualitas pelayanan publik tanpa mengorbankan akuntabilitas dan keputusan manusia.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 11.47 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Di tengah percepatan transformasi digital, pemerintah kini menekankan bahwa keunggulan aparatur sipil negara di era kecerdasan buatan bukan ditentukan oleh seberapa banyak teknologi yang digunakan, melainkan sejauh mana mereka mampu memanfaatkannya secara tepat dan bertanggung jawab. Di Surabaya, langkah strategis telah diambil melalui seminar bertajuk "Winning The City Competition in The Age of AI" dalam rangkaian Surabaya Marketing Week 2026, yang menyoroti pentingnya membangun kapasitas ASN dalam menghadapi perubahan sistem kerja akibat kemajuan AI.
Kegiatan ini menegaskan bahwa AI bukan sekadar alat otomasi, melainkan bagian dari transformasi menyeluruh dalam tata kelola pemerintahan. Dengan kemampuan mengolah data, menyusun draf, dan mengidentifikasi pola dalam hitungan detik, AI memberi ruang bagi ASN untuk beralih dari pekerjaan rutin ke tugas-tugas strategis yang menuntut kreativitas, analisis kritis, dan pengambilan keputusan berbasis konteks. Namun, kecepatan teknologi tidak otomatis menjamin keakuratan atau keadilan.
Penting untuk diingat bahwa hasil AI bergantung pada kualitas data, instruksi, dan pemahaman konteks yang diberikan manusia. Ketika data tidak lengkap atau konteks tidak dipertimbangkan, risiko kesalahan tetap tinggi—terutama dalam bidang yang berdampak langsung pada kehidupan warga, seperti kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, dan perizinan. Oleh karena itu, keberhasilan penerapan AI di birokrasi diukur bukan dari efisiensi waktu, melainkan dari kualitas keputusan, keakuratan informasi, dan tingkat kepercayaan publik.
Untuk itu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyiapkan program pelatihan dan penguatan kapasitas kepemimpinan digital bagi 145 ribu ASN guna menyiapkan kesiapan menghadapi era AI. Di sisi lain, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah menyusun rancangan Peraturan Presiden tentang Etika Kecerdasan Artifisial serta Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional 2026–2029, yang dirancang untuk menjamin pengembangan teknologi tersebut berjalan secara etis, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Menteri Perindustrian soroti potensi kendaraan Range Extended Electric Vehicle yang mampu menempuh 65 km per liter BBM dan menjangkau 1.600 km dengan pengisian penuh.
24 Oktober 2026

Pendidikan AI untuk Kedaulatan Ekonomi di Era Digital
Integrasi pembelajaran kecerdasan buatan di perguruan tinggi menjadi kunci membangun sumber daya manusia unggul dan produktif dalam ekonomi global.
24 Oktober 2026

DTIIF 2026 Dorong Investasi Global di Sektor Teknologi Indonesia
Forum investasi teknologi global DTIIF 2026 akan digelar di Jakarta, menawarkan peluang kolaborasi di enam sektor strategis dengan fokus pada ekosistem berbasis sumber daya dan inovasi.
24 Oktober 2026

Teknologi Baru Percepat Pemulihan Terumbu Karang yang Memutih
Penelitian terbaru menemukan metode alami mempercepat pemulihan terumbu karang yang memutih melalui kontak fisik dengan individu sehat dari klon yang sama.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

