Ayah Tewaskan Anak Kandung karena Cemburu, Motif Pelampiasan Terungkap
Seorang ayah di Jakarta Timur tewaskan anak kandungnya sendiri karena cemburu terhadap istri yang diduga chat dengan pria lain, pelaku mengaku melampiaskan emosi dengan membenturkan kepala balita ke dinding.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 12.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kasus penganiayaan balita hingga tewas di wilayah Cakung, Jakarta Timur, telah mengungkap motif pelaku yang diduga berasal dari emosi cemburu terhadap sang istri. Menurut keterangan polisi, pelaku, berinisial RPP (29), mengaku melakukan tindakan kekerasan hanya pada hari kejadian, Kamis (1/10), sebagai bentuk pelampiasan atas dugaan perselingkuhan sang istri. Tindakan tersebut dilakukan dengan membenturkan bagian belakang kepala korban, sebut saja REA (11 bulan), ke dinding sebanyak tiga kali, disertai pukulan ke bagian punggung menggunakan tangan mengepal.
Peristiwa terungkap setelah pelaku datang ke rumah saksi sambil menggendong korban dalam kondisi tak sadarkan diri sekitar pukul 18.15 WIB. Dalam keadaan menangis, pelaku meminta bantuan untuk membawa anaknya ke rumah sakit. Namun, saat saksi memeriksa kondisi korban, ditemukan luka lebam di wajah. Ketika ditanya, pelaku menyebut korban tertimpa kipas angin, jawaban yang terdengar tidak meyakinkan dan berbelit-belit. Saksi kemudian melaporkan kejadian itu kepada ibu RT setempat.
Ibu kandung korban, M (23), yang saat kejadian sedang bekerja, baru mengetahui kondisi anaknya setelah pulang sekitar pukul 19.15 WIB. Ia langsung melihat anaknya dalam keadaan tidak sadar dengan wajah lebam. Ketika menanyakan penyebab luka, pelaku kembali menyebutkan kipas angin sebagai penyebab, padahal sang ibu menyatakan luka tersebut sudah ada sejak dua hari sebelumnya. Keterangannya yang tidak konsisten membuat ibu korban curiga dan meminta pertanggungjawaban.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri, wajah memar, dan tubuh pucat. Tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Timur melakukan pemeriksaan awal dan menemukan luka lebam di mata sebelah kiri serta luka pada bagian tubuh kiri yang mengeluarkan darah. Jenazah kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk visum forensik guna menentukan penyebab kematian secara medis. Proses pengumpulan bukti, dokumentasi, dan pengamanan TKP dilakukan secara menyeluruh untuk keperluan penyidikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Murid SD Pemalang Meninggal Dunia Diduga Akibat Kekerasan Kakak Kelas
Seorang siswa kelas 2 SD di Pemalang meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pemukulan dan tendangan oleh tiga kakak kelas, peristiwa yang memicu desakan agar sekolah dan pihak berwajib segera mengungkap fakta dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
5 Oktober 2026

Pemerintah Jepang Protes Kematian Perempuan di Okinawa Akibat Anggota Marinir AS
Perdana Menteri Jepang menyampaikan protes keras atas penangkapan anggota Marinir AS yang diduga membunuh perempuan 39 tahun di Naha, Okinawa, dan menekankan pentingnya kerja sama penuh dalam penyelidikan.
5 Oktober 2026

Filipina Bekuk 241 WNA dalam Operasi Besar Judi Online Ilegal
Otoritas Filipina menangkap 241 warga asing, mayoritas dari China, dalam penggerebekan besar-besaran di Mindanao yang diduga menjadi pusat operasi judi online ilegal.
5 Oktober 2026

Listrik Padam saat Sidang Roy Suryo, JPU Tetap Baca Tanggapan
Gangguan listrik membuat ruang sidang PN Jakarta Timur gelap saat JPU membacakan tanggapan atas nota perlawanan Roy Suryo, namun sidang tetap berjalan tanpa pengeras suara.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

Jadwal Comeback Idola Kpop Oktober 2026 Diumumkan
Senin, 5 Oktober 2026, 12.27 WITA

Charlie Higson Tolak Jack Lowden Jadi Penerus James Bond
Senin, 5 Oktober 2026, 12.26 WITA

Tiket Final ASEAN Cup 2026 di Jakarta Ludes Terjual
Senin, 5 Oktober 2026, 12.15 WITA

Charlotte Salawati, Tokoh Perempuan yang Dihapus dari Sejarah
Senin, 5 Oktober 2026, 12.15 WITA

Kopilot Serang Pilot dengan Kapak, Pesawat Flydubai Terjun 5.200 Meter
Senin, 5 Oktober 2026, 12.15 WITA

Influenza A Melonjak di Sulawesi Tenggara, Warga Keluhkan Gejala Berat
Senin, 5 Oktober 2026, 12.14 WITA

Arrmanatha Nasir Dilantik Jadi Menlu RI, Pernah Bimbing Presiden PBB
Senin, 5 Oktober 2026, 12.14 WITA

Ukraina Buka Ruang Diskusi Teknis Trilateral di UEA
Senin, 5 Oktober 2026, 12.07 WITA

