Senin, 28 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Ayah Winda Tantang Autopsi Tanpa Izin, Hasilnya Tak Diketahui Keluarga

Keluarga Winda Lorenza Gowasa menolak prosedur autopsi yang dilakukan tanpa persetujuan, menuntut transparansi hasil dan keberadaan jenazah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 17.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Ayah Winda Tantang Autopsi Tanpa Izin, Hasilnya Tak Diketahui Keluarga📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Sanalui Gowasa, ayah dari almarhum Winda Lorenza Gowasa, menyatakan kekecewaan mendalam atas pelaksanaan autopsi jenazah putrinya yang dilakukan tanpa izin keluarga. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian, khususnya Polrestabes Medan, melakukan tindakan medis forensik tanpa konsultasi atau pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak keluarga. Proses tersebut, menurut Sanalui, dilakukan secara sepihak dan menimbulkan ketidakpercayaan terhadap proses hukum yang seharusnya terbuka dan transparan.

Ia mengungkapkan bahwa sejak pertama kali mendapat kabar anaknya meninggal dunia pada dini hari, Senin, 3 Agustus 2026, pihak keluarga hanya diberi kesempatan melihat jenazah selama beberapa menit. Selama waktu itu, mereka dilarang mengambil foto maupun rekaman video. Dari kondisi jenazah yang terlihat, Sanalui mencatat adanya tanda lebam di area mata kanan dan kiri, yang menjadi salah satu poin krusial dalam pertanyaannya terhadap hasil autopsi yang tetap tak dikomunikasikan secara langsung.

Keluarga menegaskan bahwa mereka tidak pernah diberi akses terhadap laporan hasil autopsi, meskipun telah meminta secara resmi. Mereka juga dilarang melakukan ekshumasi mandiri, yang menjadi salah satu hak dasar dalam proses pemulihan kebenaran. Sanalui menyatakan keheranan terhadap keputusan yang diambil tanpa melibatkan pihak keluarga, mengingat keterlibatan langsung dalam urusan kematian anaknya.

Pertanyaan besar masih menggantung: kapan autopsi dilakukan? Siapa yang menentukan prosedur tersebut? Dan mengapa hasilnya tetap menjadi rahasia bagi keluarga yang berhak mengetahui? Karena itu, keluarga meminta klarifikasi menyeluruh dari pihak berwenang, termasuk pihak kepolisian dan lembaga hukum, demi memastikan keadilan dan kebenaran terungkap secara terbuka.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Waspada Penawaran Pinjaman Online Ilegal
Hukum & Kriminal

Waspada Penawaran Pinjaman Online Ilegal

Masyarakat diminta waspada terhadap tawaran pinjaman digital yang menjanjikan cair cepat tanpa prosedur jelas, karena banyak di antaranya merupakan platform ilegal yang berpotensi menyalahgunakan data dan membebani pengguna dengan bunga tinggi.

28 September 2026

Berita Lainnya