Ilmuwan Ungkap Spesies Penguin Baru di Kepulauan Kerguelen
Penelitian genetik internasional mengungkap spesies penguin baru di wilayah sub-Antartika, pertama kali ditemukan dalam lebih dari seratus tahun.
Redaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebuah tim ilmuwan lintas negara berhasil mengidentifikasi spesies penguin baru yang sebelumnya tidak terdeteksi secara resmi, menandai peristiwa langka dalam ilmu taksonomi selama lebih dari satu abad. Spesies ini, bernama Pygoscelis kerguelensis, ditemukan mendiami wilayah terpencil di Kepulauan Kerguelen, yang berjarak sekitar 3.200 kilometer dari daratan manusia. Lokasi ini sulit diakses dan menjadi habitat alami bagi populasi yang terisolasi secara geografis selama ratusan ribu tahun.
Hasil studi yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah terkemuka menunjukkan bahwa penguin gentoo yang selama ini dianggap satu spesies ternyata terdiri dari empat kelompok genetik berbeda. Dari keempat tersebut, satu merupakan spesies baru yang secara genetik berbeda meskipun secara fisik sangat mirip dengan gentoo lainnya. Perbedaan utama terletak pada ukuran tubuh dan pola suara, sementara warna bulu tetap seragam—putih di bagian bawah dan hitam di punggung.
Pengkajian genom lengkap terhadap 64 individu dari 10 koloni perkembangbiakan mengungkap variasi genetik yang signifikan, memungkinkan para peneliti merevisi klasifikasi sebelumnya. Tiga populasi yang sebelumnya dianggap subspesies kini dikenali sebagai spesies mandiri. Penelitian ini menggabungkan data morfologi, perilaku, pola makan, dan ekologi untuk membangun kesimpulan ilmiah yang konsisten.
Setiap spesies gentoo menunjukkan adaptasi genetik khusus terhadap lingkungan tempat tinggalnya. Misalnya, gentoo tenggara menunjukkan gen yang mendukung ketahanan terhadap kondisi ekstrem dan penyimpanan lemak, sesuai dengan habitat sub-Antartika yang kaya akan es dan suhu rendah. Sementara itu, gentoo lainnya menunjukkan keunggulan dalam metabolisme, kemampuan menyelam, dan fungsi jantung—semua adaptasi yang mendukung kelangsungan hidup di lingkungan ekstrem.
Para peneliti menekankan bahwa perubahan iklim yang mempercepat pencairan es dan perubahan ekosistem di wilayah Antartika dan sub-Antartika menjadi ancaman serius bagi ketiga spesies baru ini. Spesies gentoo tenggara, yang hidup di kawasan yang paling rentan terhadap pemanasan global, kini berisiko menghadapi kepunahan jika tidak segera dilakukan upaya konservasi. Para ilmuwan meminta kolaborasi global dalam penelitian dan perlindungan habitat untuk memastikan keberlangsungan spesies yang baru diakui ini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kalapas Cibinong Akui Perintahkan Pemindahan Barang Temuan Ombudsman
Anggota DPR mengecam Kalapas nonaktif Cibinong yang mengakui memerintahkan pemindahan barang temuan Ombudsman, termasuk AC dan sofa, menyusul kunjungan menteri.
28 September 2026

Makassar Tumbuh 7,04%, Fraksi PKS Apresiasi Kinerja Pemkot
Pertumbuhan ekonomi Makassar mencapai 7,04% di Triwulan II 2026, melampaui target RPJMD, disambut apresiasi fraksi PKS DPRD yang menekankan pentingnya penyerapan anggaran untuk kebutuhan dasar masyarakat.
28 September 2026

Dirjen PAS Bantah Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Sebut Milik Pejabat
Dirjen PAS menyatakan barang-barang mewah yang ditemukan di Lapas Cibinong milik pejabat setempat, bukan fasilitas negara, sementara investigasi lanjutan terus berjalan.
28 September 2026

Ombudsman Tak Hadir Rapat Soal Lapas Mewah karena Tak Dapat Undangan Resmi
Ombudsman RI tidak menghadiri rapat dengar pendapat DPR terkait Lapas Cibinong lantaran belum menerima undangan resmi hingga hari pelaksanaan.
28 September 2026
Berita Lainnya

MNC University Edukasi Generasi Muda soal Pajak Digital
Senin, 28 September 2026, 15.48 WITA

APBN sebagai Pelindung Ekonomi dari Guncangan Global
Senin, 28 September 2026, 15.47 WITA

Minum Minuman Manis Harian Tingkatkan Risiko Kanker Lambung
Senin, 28 September 2026, 15.46 WITA

Sidang PHPU Pilpres 2024 Lanjut, Pembuktian Ijazah Gibran Digelar 30 September 2026
Senin, 28 September 2026, 15.46 WITA

Ombudsman Absen Rapat DPR Soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
Senin, 28 September 2026, 15.44 WITA

13 Bangunan Rumah Dinas Lapas Cibinong Tak Terdaftar di Sistem Negara
Senin, 28 September 2026, 15.43 WITA

Komisi II DPR Panggil Ombudsman Bahas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Senin, 28 September 2026, 15.42 WITA

Anggota BPK Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Audit Muara Enim
Senin, 28 September 2026, 15.41 WITA

