Senin, 28 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Haji Isam Dikabarkan Incar Saham BCA, Perusahaan Bantah Tegas

Kabar rencana akuisisi saham BCA oleh pengusaha Andi Syamsudin Arsyad atau Haji Isam dibantah secara resmi oleh pihak bank, yang menegaskan informasi tersebut tidak benar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 17.56 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Haji Isam Dikabarkan Incar Saham BCA, Perusahaan Bantah Tegas📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pengusaha asal Kalimantan yang dikenal dengan nama Haji Isam, Andi Syamsudin Arsyad, kembali menjadi sorotan publik setelah muncul isu terkait rencana akuisisi saham PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Kabar tersebut menyebar luas di media sosial, menyebut bahwa pihaknya tengah mempersiapkan langkah strategis untuk mengakuisisi kepemilikan saham di salah satu bank terbesar di Indonesia.

Meski belum ada bukti konkret, isu tersebut mengingatkan publik pada kejadian serupa tahun lalu saat Haji Isam berhasil mengakuisisi 30 persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dari Low Tuck Kwong dan Elaine Low. Pada saat itu, informasi awal juga muncul lewat media sosial sebelum akhirnya dikonfirmasi secara resmi melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.

Namun, dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada Jumat (25/9/2026), pihak BCA secara tegas membantah kabar tersebut. EVP Corporate Communication & Social Responsibility, Hera F. Haryn, menegaskan bahwa tidak ada rencana aksi korporasi yang sedang dipertimbangkan terkait kepemilikan saham perusahaan. Ia menekankan bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak memiliki dasar kebenaran dan dapat menyesatkan publik.

Perusahaan juga mengimbau masyarakat untuk selalu merujuk pada sumber informasi resmi, seperti situs web perusahaan atau media yang terpercaya, untuk memastikan akurasi berita. BCA menegaskan komitmennya terhadap operasional yang berintegritas, berhati-hati, serta selalu mematuhi peraturan yang berlaku di sektor perbankan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya