Netanyahu Rahasia Temui Pemimpin UEA di Abu Dhabi
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan melakukan kunjungan rahasia ke Abu Dhabi dan bertemu Presiden UEA, tanpa pengumuman resmi dari kedua pihak.
Redaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 17.57 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 5x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan telah menjalani pertemuan tertutup dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, di ibu kota negara itu, Abu Dhabi. Kunjungan yang tidak diumumkan secara resmi ini terungkap melalui laporan media Israel, yang menyebutkan bahwa Netanyahu tiba dengan pesawat pribadi dan menghabiskan sehari penuh di sana tanpa transparansi publik.
Menurut sumber dari saluran televisi Israel Channel 12, perjalanan tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan dari kantor Netanyahu. Pesawat eksklusif yang digunakan merupakan milik pengusaha Israel yang identitasnya dirahasiakan, dan sering dipakai untuk perjalanan tingkat tinggi. Penerbangan dimulai dari Bandara Ben Gurion pada sore hari, mendarat di Abu Dhabi pukul 15.10 waktu setempat, lalu kembali ke Israel empat jam kemudian, tiba di tanah air sekitar pukul 22.00 malam.
Kabar ini muncul di tengah kontroversi terkait kegagalan Netanyahu meneruskan informasi intelijen kritis dari UEA sebelum serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Laporan The New York Times sebelumnya menyebut bahwa Presiden UEA telah memberi peringatan rahasia kepada Netanyahu, namun tidak diteruskan ke aparatur keamanan Israel. Hal ini memperkuat kekhawatiran publik atas keterbukaan dan akuntabilitas kepemimpinan Israel dalam menghadapi ancaman keamanan.
Pihak UEA menanggapi dengan menekankan bahwa kerja sama keamanan dilakukan melalui saluran resmi dan institusi, bukan melalui pertemuan langsung antar pemimpin negara. Seorang sumber resmi dari media The National di Abu Dhabi menegaskan bahwa negosiasi strategis tidak dilakukan secara langsung di tingkat kepala negara.
Saat ini, Netanyahu menjabat sebagai Perdana Menteri Israel sejak akhir 2022. Ia juga menjadi terdakwa dalam surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Pidana Internasional (ICC) pada 2024 atas dugaan kejahatan perang di Gaza. Sejak 8 Oktober 2023, operasi militer Israel di wilayah tersebut telah menewaskan lebih dari 74.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 175.000 orang, sementara 90% infrastruktur di Gaza hancur akibat serangan berkepanjangan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Trump dan AI Pendidikan RI Jadi Sorotan Global
Presiden Amerika Serikat menanggapi isu geopolitik dengan unggahan digital, sementara Indonesia unggul secara global dalam pemanfaatan kecerdasan buatan untuk pendidikan.
28 September 2026

Wajib Halal 2026: 7 Kategori Produk Wajib Sertifikasi
Mulai 18 Oktober 2026, tujuh kategori produk wajib bersertifikat halal, termasuk kosmetik, obat alam, dan peralatan rumah tangga, dengan sanksi administratif bagi yang melanggar.
28 September 2026

Menteri PU Ancam Copot Pejabat Akibat Laporan Irigasi Palsu
Menteri PU ancam mencopot sejumlah pejabat teknis setelah temuan kekeringan di sawah tak sesuai laporan internal yang menyatakan kondisi aman.
28 September 2026

Perdana Menteri Malaysia Berduka, Istri Mantan PM Mahathir Wafat di Usia 100 Tahun
Anwar Ibrahim menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Siti Hasmah, istri mantan Perdana Menteri Malaysia, yang meninggal di usia 100 tahun di Kuala Lumpur.
28 September 2026
Berita Lainnya

Mahkamah Konstitusi Thailand Hadapi Ujian Kerahasiaan Suara
Senin, 28 September 2026, 18.00 WITA

Impor Udang Ilegal Diamankan, Trenggono Tekankan Perlindungan Pembudidaya
Senin, 28 September 2026, 17.59 WITA

PT Ceria Nugraha Indotama Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Senin, 28 September 2026, 17.58 WITA

Tawaran Rp443 T Ditolak, Akuisisi Emas Global Gagal
Senin, 28 September 2026, 17.57 WITA

Rupiah Sentuh Rp17.965, Dekati Level Psikologis Rp18.000
Senin, 28 September 2026, 17.56 WITA

Haji Isam Dikabarkan Incar Saham BCA, Perusahaan Bantah Tegas
Senin, 28 September 2026, 17.56 WITA

DPR Desak BI Perkuat Rupiah Berdasarkan Fundamental
Senin, 28 September 2026, 17.56 WITA

Toba Surimi Perbarui Kepemimpinan, Beston Barto Jabat Dirut Baru
Senin, 28 September 2026, 17.56 WITA

