Baic Siap Perkenalkan MPV Listrik 2027 di Indonesia
Baic Indonesia menargetkan peluncuran MPV listrik pada semester pertama 2027, setelah sebelumnya memperkenalkan SUV dan crossover elektrik.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 20.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Baic Indonesia menyatakan rencana memasukkan mobil multi purpose vehicle (MPV) listrik ke pasar Tanah Air pada tahun depan, tepatnya pada semester pertama 2027. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perluasan lini produk kendaraan listrik yang tengah disiapkan perusahaan. Saat ini, Baic hanya menawarkan model SUV konvensional, hybrid, serta satu crossover lima penumpang berbasis listrik.
Menurut Dhany Yahya, COO JIO Distribusi Indonesia, peluncuran MPV listrik tersebut masih dalam tahap persiapan dan belum dipastikan secara rinci mengenai model maupun spesifikasi teknis. Namun, dugaan kuat menyebutkan bahwa model yang dimaksud adalah Arcfox V9, sebuah MPV premium berukuran besar yang telah diperkenalkan di pasar China dengan dua pilihan sistem penggerak, listrik murni dan plug-in hybrid.
Perusahaan membuka kemungkinan memanfaatkan ajang pameran otomotif besar di Indonesia sebagai momen peluncuran. Namun, Baic tidak berencana meluncurkan produk bersamaan dengan pameran. Sebaliknya, mereka memilih pola perkenalan satu bulan sebelum acara berlangsung, seperti yang dilakukan sebelum peluncuran model T1. Selain MPV listrik, Baic juga menyiapkan kehadiran Arcfox T5, SUV elektrifikasi dengan panjang bodi mendekati 5 meter, sebelum akhir 2026.
Terkait teknologi, Baic sedang mempertimbangkan pengenalan sistem Range-Extended Electric Vehicle (REEV) ke Indonesia pada 2027. Teknologi ini telah diadopsi oleh beberapa model Baic di pasar global, termasuk BJ41, BJ40 Pro, T5, dan V9. Dalam konteks pasar domestik, perusahaan menilai permintaan terhadap kendaraan listrik masih dinamis dan kompetitif, sehingga belum menetapkan target khusus untuk segmen EV.
Capaian penjualan Baic di Indonesia mencatat peningkatan signifikan. Pada 2024, perusahaan tercatat menjual 198 unit, naik menjadi 677 unit di 2025. Hingga Juli 2026, penjualan mencapai 415 unit, meningkat dari 291 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Meski demikian, Dhany menyatakan bahwa pencapaian tersebut belum memenuhi ekspektasi perusahaan. Target pertumbuhan penjualan hingga akhir 2026 dipatok sekitar 200 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


