Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Baker Cetak Hattrick di Debut, Erick Sebut Jawaban Atas Kekurangan Striker

Penampilan gemilang Mitchell Baker dengan tiga gol di laga pembuka AFF 2026 menjadi jawaban atas kebutuhan striker murni timnas Indonesia, menurut Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.59 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Baker Cetak Hattrick di Debut, Erick Sebut Jawaban Atas Kekurangan Striker
Foto: Tempo

Kendari, ıNarasikita - Kehadiran Mitchell Baker dalam laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 menjadi titik balik menarik bagi timnas Indonesia. Dalam pertandingan kontra Kamboja di Stadion Pakansari, pemain berusia 19 tahun itu mencetak tiga gol—pada menit ke-6, ke-12, dan ke-53—dengan dua di antaranya berupa sundulan setelah menerima umpan dari Thom Haye. Kemenangan 5-1 tersebut tidak hanya menunjukkan kekuatan serangan, tetapi juga membuka harapan atas keberadaan striker dengan profil target man yang selama ini dinilai langka dalam skuad Garuda.

Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, menyebut penampilan Baker sebagai jawaban atas kelemahan yang selama ini dirasakan timnas. Ia menyoroti postur tinggi Baker, 197 sentimeter, sebagai aset penting untuk memaksimalkan peluang dari umpan silang. “Kita selama ini terlalu bergantung pada satu sosok di depan, yaitu Ole Romeny. Kehadiran Baker menambah variasi dan memberikan kekuatan baru di lini depan,” ujarnya. Erick menilai mobilitas Baker juga menjadi nilai tambah, menunjukkan potensi sebagai penyerang modern yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga dinamis dalam pergerakan.

Meski kemenangan ini menjadi awal positif, Erick tetap menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik pemain. Ia menyebut beberapa pemain, termasuk Marselino Ferdinan dan Ragnar Oratmangoen, masih dalam proses pemulihan cedera. “Mudah-mudahan tidak ada tambahan cedera, karena kita masih punya pertandingan berat di depan,” katanya. Ia juga memuji strategi yang disusun pelatih John Herdman, yang menurutnya telah membawa perubahan signifikan dalam permainan tim.

Baker sendiri menyatakan kagum dengan atmosfer pertandingan di Stadion Pakansari. Ia mengaku tak menyangka bisa mencatatkan hattrick dalam debutnya. “Ini mimpi yang jadi kenyataan. Saya tidak bisa berada di sini tanpa tim, pelatih, dan semua pihak yang mendukung,” ungkapnya dalam konferensi pers. Ia menekankan bahwa pencapaian ini hasil kerja sama kolektif, bukan hasil individu semata. Ia juga menyebut dukungan suporter sebagai pengalaman terbaik dalam karier sepak bola yang pernah dialaminya.

Timnas Indonesia kini siap menghadapi Timor Leste pada laga berikutnya di Chonburi Municipality Stadium, Thailand, pada 31 Juli 2026. Kemenangan atas Kamboja menjadi modal penting untuk memperkuat mental tim dalam menghadapi kompetisi yang semakin ketat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya