Ban Usang, Ancaman Tersembunyi di Setiap Perjalanan
Ban kendaraan yang telah melewati masa pakai ideal berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan, meski tampak masih layak digunakan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 00.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Setiap ban kendaraan memiliki batas usia maksimal yang direkomendasikan, yakni antara lima hingga enam tahun sejak produksi di pabrik. Meskipun secara visual terlihat utuh dan tak rusak, kualitas karet ban secara bertahap menurun seiring waktu, terutama akibat paparan sinar ultraviolet, suhu ekstrem, dan kondisi penyimpanan yang tidak tepat. Hal ini membuat struktur internal ban menjadi rapuh meski tidak terlihat dari luar.
Penting diketahui, ban yang jarang digunakan atau disimpan dalam waktu lama tetap mengalami proses penuaan material akibat oksidasi. Oleh sebab itu, tidak cukup hanya mengandalkan kondisi fisik luar untuk menilai kelayakan ban. Pengguna harus memperhatikan tanggal produksi yang tertera dalam kode DOT pada dinding ban. Dua digit pertama menunjukkan minggu pembuatan, sementara dua digit terakhir menunjukkan tahun produksi. Jika usia ban melebihi enam tahun, sebaiknya segera diganti meskipun belum menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Tanda-tanda fisik ban yang sudah mencapai masa kedaluwarsa antara lain munculnya retakan halus di dinding ban, tekstur yang terasa keras saat disentuh, warna yang memudar menjadi keabu-abuan, serta penipisan tread yang tidak merata. Selain itu, pengemudi juga bisa merasakan getaran tidak wajar pada setir atau performa kendaraan yang terasa kaku saat melintasi permukaan jalan. Semua gejala ini mengindikasikan berkurangnya elastisitas dan daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan.
Penggunaan ban yang sudah kedaluwarsa membawa risiko serius, termasuk ban meletus tiba-tiba saat berkendara cepat, terutama di jalan tol. Daya cengkeram yang menurun membuat kendaraan lebih rentan tergelincir di permukaan basah atau saat hujan. Selain itu, ban tidak optimal juga menyebabkan konsumsi bahan bakar meningkat karena mesin harus bekerja lebih keras. Bahkan, kerusakan pada ban usang bisa mempercepat kerusakan komponen lain seperti velg dan sistem suspensi.
Upaya pencegahan dimulai dari kebiasaan memeriksa tanggal produksi secara rutin dan mengenali tanda-tanda kerusakan dini. Penggantian ban secara berkala, terlepas dari kondisi tampilan, merupakan langkah penting dalam menjaga keselamatan berkendara. Dengan memperhatikan masa pakai ban, pengguna dapat memastikan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Tim Jibom Brimob Polda Babel melakukan sterilisasi lokasi ledakan di penampungan besi tua di Belitung untuk memastikan tidak ada ancaman susulan dan mengungkap penyebab kejadian.
25 Oktober 2026

Houthi Lancarkan Serangan Berulang ke Kota Suci, Pemimpin Masjidil Haram Kecam Keras
Sheikh Abdulrahman Al-Sudais mengecam keras serangan rudal dan drone Houthi terhadap Makkah dan Madinah, menyatakan pelanggaran terhadap kesucian tempat suci dan norma kemanusiaan internasional.
25 Oktober 2026

NASA Soroti Lonjakan Kebakaran di Papua dan Kalimantan
NASA mencatat kebakaran hutan dan lahan di Papua serta Kalimantan mencapai level tertinggi sepanjang 2026, didorong El Niño dan aktivitas manusia, dengan emisi karbon melampaui rekor sebelumnya.
25 Oktober 2026

Lula dan Bolsonaro Tutup Kampanye di Pantai Rio
Dua tokoh politik utama Brasil, Lula dan Flavio Bolsonaro, menutup kampanye pemilu dengan massa besar di kawasan pantai Rio de Janeiro, menyusul debat terakhir yang memperuncing persaingan.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA

