Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Banjarmasin Raih Penghargaan Terbaik Akses Pendidikan Regional Kalimantan

Kota Banjarmasin meraih penghargaan tertinggi kategori akses layanan pendidikan di ajang Apresiasi Pemda Berprestasi Kalimantan 2026, diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 22.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Banjarmasin Raih Penghargaan Terbaik Akses Pendidikan Regional Kalimantan
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kota Banjarmasin berhasil meraih gelar terbaik pertama dalam kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Kalimantan Batch II tahun 2026. Penghargaan ini diberikan secara langsung dalam acara yang berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Kamis (3/9), dan menjadi pengakuan atas upaya sistematis pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh warga.

Prestasi ini diraih berkat kebijakan strategis yang fokus pada pemerataan tenaga pendidik, peningkatan infrastruktur belajar, serta penguatan literasi dan numerasi di tingkat dasar. Komitmen pemerintah kota dalam menekan disparitas pendidikan antarwilayah menjadi faktor kunci dalam penilaian yang melibatkan empat kategori utama, termasuk layanan kesehatan, pengelolaan sampah, dan program 3 juta rumah.

Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menempati posisi kedua, sementara Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mendapatkan penghargaan ketiga. Masing-masing peraih posisi mendapatkan insentif keuangan sesuai peringkat: Rp2 miliar untuk juara pertama, Rp1,5 miliar untuk juara kedua, dan Rp1 miliar untuk juara ketiga. Penghargaan ini diberikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi dan kinerja tata kelola pemerintahan daerah.

Pemberian apresiasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Dengan pendekatan berbasis data dan partisipasi masyarakat, pemerintah daerah diharapkan mampu menciptakan SDM yang unggul dan adaptif terhadap perubahan global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya