Bank Jakarta Salurkan Rp48 Miliar untuk 167 Pedagang Kramat Jati
Bank Jakarta menyalurkan pembiayaan senilai Rp48 miliar kepada 167 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati melalui program KUR dan Non-KUR, mendukung pengembangan UMKM secara inklusif.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 01.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bank Jakarta resmi menyalurkan dana pembiayaan sebesar Rp48 miliar kepada 167 pelaku usaha mikro dan kecil di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, dalam rangka memperluas akses modal kerja bagi pedagang lokal. Penyaluran dilakukan melalui program kredit usaha rakyat (KUR) dan Non-KUR, dengan plafon pinjaman mencapai maksimal Rp500 juta, tergantung kriteria dan jenis program. Kegiatan ini berlangsung dalam acara akad kredit massal yang dihadiri oleh pejabat tinggi, menandai komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ekonomi kerakyatan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta menyatakan bahwa keberadaan dana tersebut bertujuan untuk memastikan kelancaran operasional usaha dan memperkuat ketahanan ekonomi pedagang di tengah dinamika pasar yang terus berubah. Ia menekankan pentingnya kehadiran modal yang terjamin untuk menjaga keberlangsungan usaha, terutama di pasar yang menjadi pusat distribusi komoditas strategis. Dengan jumlah pedagang yang telah mendapatkan pembiayaan mencapai lebih dari 167 dari total lebih dari 5.000 pelaku usaha di lokasi tersebut, program ini dinilai sebagai langkah konkret dalam menjangkau UMKM secara luas.
Dalam kesempatan itu, Direktur Utama Bank Jakarta menegaskan bahwa pendekatan permodalan tidak hanya soal penyaluran dana, tetapi juga tentang membangun kemitraan berkelanjutan. Pihaknya menawarkan fleksibilitas dalam mekanisme jaminan, di mana pedagang yang mengakses program Non-KUR bisa menggunakan lapak dagangan sebagai agunan. Sementara program KUR tidak mensyaratkan jaminan, dengan plafon hingga Rp100 juta dan suku bunga sekitar 10 persen per tahun, menunjukkan komitmen bank dalam mempermudah akses keuangan formal.
Agus H. Widodo menegaskan bahwa keberhasilan program diukur bukan dari jumlah kredit yang disalurkan, melainkan dari dampak nyata terhadap pertumbuhan usaha, kenaikan omzet, dan penciptaan lapangan kerja. Ia menyebut bahwa dialog berkelanjutan antara bank dan pedagang akan menjadi fondasi utama dalam memastikan pengelolaan keuangan yang sehat. Dengan dukungan dari Perumda Pasar Jaya, program ini diharapkan dapat menjadi model yang bisa diterapkan di pasar-pasar lain di wilayah Jakarta.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gibran Ucapkan Selamat untuk Menkeu Baru
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan penghargaan dan dukungan penuh terhadap Suahasil Nazara yang resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan, menekankan pentingnya reformasi fiskal dan transparansi anggaran.
14 September 2026

Prabowo Ganti Menkeu, Suahasil Naik Pangkat Jadi Pengganti Purbaya
Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan dan menunjuk Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada 14 September 2026.
14 September 2026

Pelantikan Menteri Keuangan RI Dilangsungkan 15 September 2026
Kemenkeu resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa, 15 September 2026, di Gedung Juanda, Jakarta.
14 September 2026

RI Dorong Penguatan Transaksi Lokal di BRICS
Indonesia mendorong penguatan penggunaan mata uang lokal dan konektivitas pembayaran lintas negara dalam forum BRICS di Mumbai, 2026.
14 September 2026
Berita Lainnya

Platform Digital Belum Penuhi Kewajiban Lindungi Anak
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Redmi Note 17 Pro Max Siap Hadir dengan Baterai 10.000mAh
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

PTBA Jaga Aliran Batu Bara Lewat Rel, Tak Terganggu Kemarau
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Kaji Batasi Konsumsi Pertalite untuk Pastikan Subsidi Tepat Sasaran
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pabrik Baterai EV Karawang Resmi Beroperasi Juli 2026
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA

AI dan Interoperabilitas Jadi Fondasi Transformasi Kesehatan Digital
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA


