Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bank Siap IPO, OJK Jaga Kualitas Pasar Modal

OJK menyatakan minat IPO tetap tinggi dengan sejumlah bank dalam proses penawaran umum, meski standar evaluasi diperketat untuk jaminan kualitas dan keberlanjutan bisnis.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 23.23 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 87x dibuka
Bank Siap IPO, OJK Jaga Kualitas Pasar Modal📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengonfirmasi masih ada sejumlah institusi perbankan yang berencana melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) dalam waktu dekat. Meski tidak menyebutkan jumlah pasti maupun identitas perusahaan, pihak regulator menegaskan proses tersebut masih berada dalam tahap pipeline, menandakan prospek aktivitas pasar modal tetap terbuka.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK menekankan bahwa animo pasar terhadap IPO tidak mengalami penurunan signifikan. Namun, OJK kini menerapkan penilaian lebih ketat terhadap calon emiten, terutama dari sisi kelayakan operasional, struktur keuangan, dan prospek pertumbuhan jangka panjang.

Tujuan utama dari pengetatan ini adalah memastikan bahwa perusahaan yang go public benar-benar memiliki daya tahan dan kapasitas untuk berkembang. Regulator menekankan prinsip “kualitas di atas kuantitas”, dengan tujuan menjaga stabilitas pasar dan kepercayaan investor terhadap instrumen modal yang diperdagangkan.

Dalam evaluasi, OJK juga memperhatikan sejauh mana dana hasil IPO digunakan sesuai rencana dalam prospektus, termasuk untuk pengembangan bisnis, perluasan operasional, atau peningkatan kapasitas perusahaan. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa jumlah perusahaan yang benar-benar melaksanakan IPO mengalami penurunan dibanding periode sebelumnya.

Meski demikian, kinerja saham perusahaan yang baru go public dinilai stabil, dengan pergerakan harga yang relatif terkendali dan sesuai dengan nilai wajar. Ini menunjukkan bahwa pasar kini lebih selektif, namun tetap responsif terhadap emiten yang memiliki fondasi kuat dan transparansi tinggi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya