Bea Cukai Amankan Rokok Ilegal Senilai Rp8 Miliar
Penyitaan massal rokok ilegal di Jakarta Utara dan pelimpahan dari polisi mencapai 10,78 juta batang dengan potensi kerugian negara Rp8 miliar.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 19.30 WITA·👁 3 orang membaca· 1 hari ini · 7x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Tim Bea Cukai Jakarta Utara bersama Kantor Bea Cukai Marunda berhasil menggagalkan peredaran rokok ilegal dalam tiga operasi berturut-turut pada periode 31 Agustus hingga 1 September 2026. Total barang yang disita mencapai 10,78 juta batang, dengan nilai potensial kerugian negara sebesar Rp8 miliar. Penyitaan dilakukan di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, yang menjadi titik distribusi utama rokok ilegal sebelum menyebar ke wilayah lain.
Dari tiga rangkaian operasi, sekitar 10,067 juta batang rokok ilegal diamankan, diduga berasal dari Jawa Timur. Barang-barang tersebut rencananya akan diedarkan ke tiga wilayah strategis: Jawa Barat, Sumatera, dan Kalimantan. Selain itu, sebanyak 45 koli berisi 716 ribu batang rokok ilegal diterima dari Polres Metro Jakarta Barat, menambah volume penyitaan dan memperkuat bukti adanya jaringan yang terorganisir.
Kepala Kantor Wilayah DJBC Jakarta, Hendri Darnadi, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap kasus ini. Ia menekankan komitmen untuk menelusuri seluruh rantai distribusi hingga menemukan penerima manfaat akhir dari sindikat ilegal tersebut. Proses investigasi akan dilakukan secara transparan dan profesional, tanpa mengabaikan aspek hukum dan keterlibatan pihak-pihak terkait.
Hingga akhir September 2026, Kantor Wilayah DJBC Jakarta telah melaksanakan 413 kegiatan penindakan di bidang cukai. Dari seluruh operasi tersebut, total rokok ilegal yang berhasil diamankan mencapai 59,76 juta batang. Angka ini menjadi indikator kuat bahwa peredaran rokok ilegal masih marak dan memerlukan pendekatan sistemik serta sinergi lintas instansi.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap produk rokok tanpa cukai dan melaporkan temuan yang mencurigakan. Dengan upaya terus-menerus, diharapkan dapat menekan aktivitas ilegal dan melindungi keuangan negara dari kerugian yang signifikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Bocah Singapura Malone Lam ditangkap setelah mencuri Bitcoin senilai US$245 juta dan menghabiskannya untuk mobil mewah, hiburan mewah, serta penyewaan jet pribadi.
10 September 2026

Pemusnahan Rokok dan Miras Ilegal Capai Rp68,8 Miliar
Bea Cukai Sumbagbar musnahkan puluhan juta batang rokok dan ribuan liter miras ilegal, sekaligus catat realisasi penerimaan negara melebihi target hingga September 2026.
10 September 2026

Polisi Tembak Istri di TK, 44 Anak Selamat
Seorang petugas kepolisian menembak mati istrinya, seorang guru TK, di lokasi kerja, lalu kembali ke rumah dan dikelilingi polisi dalam negosiasi, sementara 44 anak dievakuasi tanpa cedera.
10 September 2026

Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Papua Pegunungan
Menteri Pertanian dan Kepala Bapanas menyampaikan duka mendalam atas tewasnya tiga petugas pertanian saat menyalurkan bantuan ternak di Jayawijaya, Papua, dan menekankan pentingnya keamanan bagi pelaksana program kemanusiaan.
10 September 2026
Berita Lainnya

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Kamis, 10 September 2026, 15.49 WITA

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Harga iPhone 18 Pro Series Diprediksi Melonjak di Pasar Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA


