BEI Konfirmasi Gadai Saham Milik Haji Isam untuk Jaminan Kredit
Bursa Efek Indonesia mengonfirmasi adanya transaksi gadai saham oleh dua emiten milik Haji Isam ke Bank Mandiri, dengan tujuan sebagai jaminan kredit, tanpa mengubah pengendalian perusahaan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 23.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengonfirmasi adanya transaksi gadai saham yang dilakukan oleh dua emiten tercatat, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada 30 September lalu. Transaksi ini muncul dalam keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing perusahaan pada hari Rabu, 7 Oktober, dan segera menjadi perhatian regulator. BEI telah mengirimkan permintaan penjelasan resmi kepada kedua emiten sesuai ketentuan Peraturan Bursa Nomor I-E mengenai kewajiban penyampaian informasi kepada perusahaan tercatat.
Dalam keterbukaan informasi, manajemen JARR menyatakan bahwa PT Eshan Agro Sentosa, sebagai pemegang saham pengendali, melakukan gadai sebanyak 7.997.556.204 lembar saham. Sementara itu, pada PGUN, tiga entitas afiliasi Haji Isam—PT Araya Agro Lestari, PT Citra Agro Raya, dan PT Baramega Citra Mulia Persada—masing-masing menggadaikan 2.205.667.896, 2.194.778.786, dan 900.000.250 lembar saham. Total saham yang digadaikan oleh ketiga entitas tersebut mencapai 5,29 miliar lembar, menunjukkan skala signifikan dari transaksi tersebut.
Tujuan dari transaksi tersebut, menurut keterangan manajemen kedua perusahaan, adalah sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh oleh afiliasi perseroan. Dalam pernyataan resmi, manajemen menegaskan bahwa aksi gadai saham tidak mengakibatkan perubahan dalam pengendalian perusahaan. Keempat entitas yang terlibat tetap berstatus sebagai kelompok yang terorganisasi dan pengendali utama. Selain itu, tidak terjadi dilusi kepemilikan saham, serta tidak ada perubahan dalam jumlah modal ditempatkan maupun modal disetor.
BEI menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan kepatuhan terhadap regulasi bagi seluruh pihak terkait. Pihak regulator menyerukan agar seluruh pemangku kepentingan, termasuk investor, tetap memperhatikan pengumuman resmi yang dikeluarkan oleh Bursa dan perusahaan tercatat. Manajemen kedua emiten juga menegaskan bahwa seluruh prosedur yang dilakukan telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Sidang Pemakzulan Wapres Filipina Fokus pada Ketidaksesuaian Pendapatan dan Kekayaan
Sidang pemakzulan Wakil Presiden Filipina Sara Duterte kembali berlanjut dengan pemeriksaan dokumen pajak yang menyoroti selisih antara pendapatan dan kekayaan yang dilaporkan.
9 Oktober 2026

BI Tahan Suku Bunga, Dorong Masuknya Modal Asing
Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan meski The Fed naikkan suku bunga, dan berhasil menarik aliran modal asing sebesar US$8 miliar melalui insentif biaya hedging dan kebijakan likuiditas makroprudensial.
9 Oktober 2026

HSBC Dorong Transaksi Ritel Jelang Pelepasan Bisnis
HSBC Indonesia gelar travel fair 2026 dengan target pertumbuhan transaksi 44% lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, sebelum serah terima bisnis ritel ke OCBC NISP.
9 Oktober 2026

Saham TRIN Anjlok Setelah Komisaris Utama Mundur
Saham TRIN turun 6,72% menyusul pengunduran diri Komisaris Utama Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, yang telah diterima perusahaan pada 7 Oktober 2026.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

Meikarta Jadi Pilot Project Hunian Ramah Lingkungan Berbasis Energi Bersih
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.07 WITA

Antrean Mobil Listrik di SPKLU Picu Kebutuhan Infrastruktur
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.07 WITA

Koordinasi Lintas Kementerian Dorong Ekosistem Mobil Listrik Nasional
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.06 WITA

Prabowo Tinjau Progres 100 Kampung Nelayan di Hambalang
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.06 WITA

20.000 Aparat Siaga Hadapi Unjuk Rasa Besar di New Delhi
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.06 WITA

Kerusuhan di Afrika Selatan Dorong Pengungsian Massal
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.06 WITA

BRI Perluas Portofolio Investasi dengan Tiga Reksa Dana Baru
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.05 WITA

Shubhasish Chattoraj Hentikan Jabatan Wakil Presiden Komisaris BMHS
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.05 WITA

