BGN Janji Tuntaskan Praktik Pengadaan Tak Transparan
Kepala Badan Gizi Nasional menegaskan pengadaan akan berbasis kebutuhan, bukan keinginan, dan setiap rupiah harus bisa dipertanggungjawabkan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 15.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibukaKendari, ıNarasikita - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan secara tegas bahwa seluruh proses pengadaan di lingkungan lembaganya akan diperbaiki secara menyeluruh. Ia menekankan bahwa setiap keputusan pembelian barang dan jasa harus didasarkan pada kebutuhan nyata, bukan sekadar keinginan pribadi atau kebijakan yang tidak berdasar. Langkah ini menjadi bagian dari upaya transformasi tata kelola keuangan negara yang lebih akuntabel dan berintegritas.
Dalam pernyataannya, Kepala BGN menegaskan bahwa uang yang digunakan berasal dari rakyat dan setiap rupiah harus dimanfaatkan secara optimal. Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pengelolaan dana yang seenaknya atau tanpa pertanggungjawaban. “Setiap rupiah adalah tanggung jawab, bukan uang pribadi. Kita harus memastikan manfaatnya sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga membuka ruang bagi masyarakat dan pihak terkait untuk turut serta mengawasi pelaksanaan kegiatan BGN. Semua temuan yang mencurigakan, termasuk dugaan praktik mark-up, penyimpangan anggaran, atau adanya struktur ilegal seperti dapur-dapur MBG, dapat dilaporkan melalui saluran resmi yang telah disediakan. BGN menegaskan bahwa laporan tersebut akan ditindaklanjuti dengan investigasi mendalam.
Kepemimpinan baru ini, menurutnya, merupakan bagian dari upaya membersihkan jejak praktik koruptif yang sempat merusak citra lembaga sebelumnya. “Kami sedang berusaha memperbaiki dan membersihkan sistem yang sebelumnya tidak sehat. Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga soal integritas dan kepercayaan publik,” ujarnya. Ia mengharapkan dukungan semua pihak agar BGN dapat berjalan secara transparan dan profesional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
25 Oktober 2026

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

