Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BGN Janji Tuntaskan Praktik Pengadaan Tak Transparan

Kepala Badan Gizi Nasional menegaskan pengadaan akan berbasis kebutuhan, bukan keinginan, dan setiap rupiah harus bisa dipertanggungjawabkan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 15.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
BGN Janji Tuntaskan Praktik Pengadaan Tak Transparan
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan secara tegas bahwa seluruh proses pengadaan di lingkungan lembaganya akan diperbaiki secara menyeluruh. Ia menekankan bahwa setiap keputusan pembelian barang dan jasa harus didasarkan pada kebutuhan nyata, bukan sekadar keinginan pribadi atau kebijakan yang tidak berdasar. Langkah ini menjadi bagian dari upaya transformasi tata kelola keuangan negara yang lebih akuntabel dan berintegritas.

Dalam pernyataannya, Kepala BGN menegaskan bahwa uang yang digunakan berasal dari rakyat dan setiap rupiah harus dimanfaatkan secara optimal. Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pengelolaan dana yang seenaknya atau tanpa pertanggungjawaban. “Setiap rupiah adalah tanggung jawab, bukan uang pribadi. Kita harus memastikan manfaatnya sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga membuka ruang bagi masyarakat dan pihak terkait untuk turut serta mengawasi pelaksanaan kegiatan BGN. Semua temuan yang mencurigakan, termasuk dugaan praktik mark-up, penyimpangan anggaran, atau adanya struktur ilegal seperti dapur-dapur MBG, dapat dilaporkan melalui saluran resmi yang telah disediakan. BGN menegaskan bahwa laporan tersebut akan ditindaklanjuti dengan investigasi mendalam.

Kepemimpinan baru ini, menurutnya, merupakan bagian dari upaya membersihkan jejak praktik koruptif yang sempat merusak citra lembaga sebelumnya. “Kami sedang berusaha memperbaiki dan membersihkan sistem yang sebelumnya tidak sehat. Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga soal integritas dan kepercayaan publik,” ujarnya. Ia mengharapkan dukungan semua pihak agar BGN dapat berjalan secara transparan dan profesional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya