BGN Janji Tuntaskan Praktik Pengadaan Tak Transparan
Kepala Badan Gizi Nasional menegaskan pengadaan akan berbasis kebutuhan, bukan keinginan, dan setiap rupiah harus bisa dipertanggungjawabkan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 15.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibukaKendari, ıNarasikita - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan secara tegas bahwa seluruh proses pengadaan di lingkungan lembaganya akan diperbaiki secara menyeluruh. Ia menekankan bahwa setiap keputusan pembelian barang dan jasa harus didasarkan pada kebutuhan nyata, bukan sekadar keinginan pribadi atau kebijakan yang tidak berdasar. Langkah ini menjadi bagian dari upaya transformasi tata kelola keuangan negara yang lebih akuntabel dan berintegritas.
Dalam pernyataannya, Kepala BGN menegaskan bahwa uang yang digunakan berasal dari rakyat dan setiap rupiah harus dimanfaatkan secara optimal. Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pengelolaan dana yang seenaknya atau tanpa pertanggungjawaban. “Setiap rupiah adalah tanggung jawab, bukan uang pribadi. Kita harus memastikan manfaatnya sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga membuka ruang bagi masyarakat dan pihak terkait untuk turut serta mengawasi pelaksanaan kegiatan BGN. Semua temuan yang mencurigakan, termasuk dugaan praktik mark-up, penyimpangan anggaran, atau adanya struktur ilegal seperti dapur-dapur MBG, dapat dilaporkan melalui saluran resmi yang telah disediakan. BGN menegaskan bahwa laporan tersebut akan ditindaklanjuti dengan investigasi mendalam.
Kepemimpinan baru ini, menurutnya, merupakan bagian dari upaya membersihkan jejak praktik koruptif yang sempat merusak citra lembaga sebelumnya. “Kami sedang berusaha memperbaiki dan membersihkan sistem yang sebelumnya tidak sehat. Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga soal integritas dan kepercayaan publik,” ujarnya. Ia mengharapkan dukungan semua pihak agar BGN dapat berjalan secara transparan dan profesional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


