Senin, 12 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BGN Peringatkan Masyarakat soal Modus Penipuan Janji Aktivasi Dapur MBG

BGN mengungkap praktik penipuan yang mengatasnamakan lembaga dengan iming-iming percepatan pembukaan dapur MBG, meminta uang dengan dalih dokumen verifikasi palsu.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 15.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
BGN Peringatkan Masyarakat soal Modus Penipuan Janji Aktivasi Dapur MBG📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan peringatan keras terhadap praktik penipuan yang mengatasnamakan institusi untuk menjanjikan percepatan proses aktivasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Modus yang ditemukan melibatkan oknum yang menghubungi calon mitra secara langsung, menawarkan akses cepat dengan meminta sejumlah uang, disertai dokumen berupa nota dinas yang diklaim sebagai hasil verifikasi dan validasi. Tindakan ini telah dikonfirmasi sebagai upaya penipuan yang merugikan masyarakat.

Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, menegaskan bahwa tidak ada mekanisme pembayaran untuk mempercepat proses aktivasi SPPG. Ia menekankan pentingnya masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi yang datang dari pihak tak dikenal, terutama jika disertai permintaan uang atau tindakan yang tidak sesuai prosedur resmi. “Setiap informasi yang masuk harus diverifikasi terlebih dahulu, baik identitas penghubung maupun keabsahan dokumen yang disampaikan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa pencatutan nama institusi pemerintah untuk keuntungan pribadi, terutama dengan menyertakan dokumen yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, merupakan tindakan yang dapat dikenai sanksi hukum. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menyetujui permintaan keuangan dari pihak yang tidak berwenang dan segera memverifikasi informasi melalui saluran resmi BGN.

Untuk mendukung upaya pencegahan, BGN meminta masyarakat yang menemukan indikasi penipuan untuk menyimpan bukti komunikasi, identitas pelaku, dan dokumen yang diberikan. Bukti-bukti ini akan menjadi dasar bagi penanganan lebih lanjut sesuai aturan perundang-undangan. BGN juga menekankan pentingnya tidak menyebarkan informasi tanpa verifikasi, agar tidak menimbulkan kepanikan atau kerugian lebih luas.

BGN menawarkan berbagai saluran pelaporan resmi bagi masyarakat yang mengalami atau menemukan indikasi penipuan, termasuk layanan call center, SAGI 127, SP4N-LAPOR!, PO BOX 45000, Lapor Mas Dar!, serta layanan janji temu melalui Pusat Pelayanan Terpadu di kantor BGN. Masyarakat diminta tetap waspada dan berperan aktif dalam menjaga integritas program pemerintah.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya