BGN Serahkan Kasus MBG ke Penegak Hukum
Kepala BGN menegaskan penindakan pidana terhadap dugaan kasus MBG akan ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan aparat hukum, sambil memastikan evaluasi menyeluruh atas program tersebut.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 00.40 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan bahwa proses penegakan hukum terkait dugaan tindak pidana akibat konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) telah diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Dalam pernyataannya usai rapat dengan Komisi IX DPR, Sudaryono menegaskan bahwa keputusan apakah ada pelanggaran pidana atau tidak akan ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwajib secara objektif dan profesional.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah laporan mengenai gangguan kesehatan pasca-konsumsi menu MBG telah memasuki tahap penyidikan. Meski tidak merinci lokasi atau jumlah kasus, Sudaryono menekankan bahwa BGN tidak akan turut campur dalam proses hukum, melainkan mendukung transparansi dan akuntabilitas melalui mekanisme yang berlaku.
Program MBG yang diluncurkan untuk menangani isu gizi di berbagai daerah kini tengah menjalani evaluasi menyeluruh oleh BGN. Langkah ini dilakukan menyusul adanya laporan kasus gangguan kesehatan yang dilaporkan dari Sidoarjo, Jawa Timur; Agam, Sumatera Barat; serta Lasem, Jawa Tengah. BGN menyatakan keprihatinan atas kejadian tersebut dan berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola, regulasi, hingga pengelolaan keuangan program.
Sudaryono menegaskan bahwa meski terpukul atas insiden yang terjadi, pihaknya tidak akan menyerah. Upaya perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan keamanan dan kualitas pangan yang diberikan melalui program tersebut. Ia juga menegaskan bahwa semua pihak terkait, termasuk pelaksana di tingkat daerah, wajib bertanggung jawab atas kinerjanya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula Menang Pemilu Brasil, Cetak Sejarah Kedua Kali Dalam Sejarah
Luiz Inácio Lula da Silva terpilih kembali sebagai presiden Brasil dengan perolehan 51,79% suara, mencatatkan sejarah sebagai pemimpin pertama yang menang dalam pemilu putaran kedua setelah finis kedua di putaran pertama.
26 Oktober 2026

Pertama Kali iOS Berhasil Dioperasikan di Ponsel Android
Para pengembang independen berhasil menjalankan iOS 16 di perangkat Android, membuka jalan eksperimen teknis lintas ekosistem tanpa dukungan resmi dari Apple.
26 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan infrastruktur irigasi di lima daerah untuk tingkatkan akses air bagi petani lahan tadah hujan.
26 Oktober 2026

Indonesia Butuh Lebih Banyak Penulis Naskah Film Profesional
Ketua BPI ungkap industri film lokal kekurangan talenta, terutama penulis naskah, meski lulusan perfilman jumlahnya melimpah namun hanya sedikit yang masuk ke industri.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

BUMI Perkuat Posisi di Sektor Pertambangan Global
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

BI Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Volatilitas Pasar
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

InJourney Airports Turunkan Tarif Bandara 50% untuk Libur Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

Waspada Modus Penipuan BSU Incar Data Pribadi
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

Indonesia Alihkan Pasokan Gas ke Dalam Negeri
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

OJK Respons Usulan Rating Pasar Modal Mandiri
Senin, 26 Oktober 2026, 15.47 WITA

BEI Perluas Komite HSC Dorong Tata Kelola Lebih Baik
Senin, 26 Oktober 2026, 15.47 WITA

Ekspor Perdana Terasi Udang Rebon Asahan ke Thailand Sukses
Senin, 26 Oktober 2026, 15.47 WITA

