Booth Pertamina Sajikan Edukasi Energi Melalui Kopi Geothermal
Booth Pertamina di IndoEBTKE ConEx 2026 menarik perhatian dengan kopi hasil mitra binaan yang diproduksi menggunakan panas bumi, sekaligus menyediakan aktivitas edukatif untuk masyarakat.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 18.26 WITA·👁 5 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pertamina menghadirkan pengalaman berbeda di ajang IndoEBTKE ConEx 2026 melalui booth yang tidak hanya memperkenalkan teknologi energi terbarukan, tetapi juga menjadikan edukasi sebagai inti utama. Antusiasme pengunjung terlihat tinggi sejak hari pertama, dengan beragam aktivitas interaktif yang dirancang untuk memperkenalkan konsep energi berkelanjutan secara menyenangkan.
Salah satu daya tarik utama adalah kopi Canaya, produk dari UMKM binaan Pertamina Geothermal Energy (PGE). Proses pengolahan biji kopi ini menggunakan panas bumi sebagai sumber energi utama, menjadikannya simbol konkret dari penerapan energi terbarukan dalam kehidupan sehari-hari. Produk tersebut telah menembus pasar ekspor dan bahkan dipilih sebagai sajian resmi di kafe Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Pengunjung juga diajak berpartisipasi dalam permainan interaktif yang mengaitkan pilihan sumber energi—seperti bumi, air, atau hidrogen—dengan karakteristik pribadi, seperti energik atau kuat. Aktivitas ini bertujuan menumbuhkan kesadaran bahwa pilihan energi tidak hanya soal teknologi, tetapi juga mencerminkan gaya hidup dan nilai yang dianut individu. Selain itu, permainan Kahoot digunakan untuk menguji pengetahuan publik tentang energi terbarukan dan peran Pertamina dalam transisi energi nasional.
Corporate Secretary Pertamina New & Renewable Energy, Sri Nur Hidayati, menegaskan bahwa tujuan booth bukan sekadar promosi, melainkan transformasi ruang pameran menjadi tempat belajar masyarakat. Ia menyampaikan bahwa edukasi adalah fondasi utama dalam membangun pemahaman luas tentang pentingnya energi terbarukan dan keberlanjutan lingkungan.
Dengan pendekatan yang menggabungkan edukasi, kreativitas, dan pengalaman langsung, Pertamina berharap masyarakat semakin memahami transisi energi sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern yang berkelanjutan. Melalui kopi yang dibuat dari panas bumi, pesan tentang energi bersih bisa dinikmati, dirasakan, dan dipahami secara nyata.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

14 Siswi SMP Tangsel Diduga Dicoklati Minuman Berbahaya
Polisi bergerak cepat menangani dugaan perundungan dan pemerasan terhadap 14 siswi SMP Negeri 10 Tangsel, termasuk kasus paksa minum racikan yang menyebabkan tiga korban dirawat.
24 Oktober 2026

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Festival Jajanan Bango 2026 digelar di Hutan Kota GBK Jakarta, menampilkan lebih dari 50 pelaku UMKM kuliner untuk memperluas akses pasar dan memperkuat ekosistem kreatif generasi muda.
24 Oktober 2026

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Kreator makanan Nex Carlos menikmati beragam sajian unik dari Festival Jajanan Bango 2026, menyoroti keberhasilan paduan rasa lokal dan global dalam kreasi kuliner modern.
24 Oktober 2026

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Nilai ekspor kecap asal Indonesia mencapai 18,81 juta dolar AS pada periode Januari hingga Agustus 2026, menunjukkan pertumbuhan signifikan di pasar global.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

