Jumat, 18 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BRI Perluas Akses Perumahan Rakyat Lewat Sosialisasi KPP dan FLPP di Jakarta

BRI tingkatkan inklusi perumahan melalui sosialisasi KPP dan FLPP di Jakarta, menyalurkan Rp427,5 miliar kepada 1.619 debitur hingga September 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 15.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
BRI Perluas Akses Perumahan Rakyat Lewat Sosialisasi KPP dan FLPP di Jakarta📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melaksanakan sosialisasi program pembiayaan perumahan khusus di wilayah DKI Jakarta, bertempat di Gelanggang Jakarta Timur, pada Kamis (10/9). Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, serta perwakilan dari asosiasi pengembang perumahan seperti REI, APERSI, dan HIMPERRA. Acara menjadi wadah sinergi antara lembaga negara, perbankan, dan pelaku industri untuk mendorong percepatan realisasi Program 3 Juta Rumah secara inklusif dan berkelanjutan.

Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bentuk komitmen strategis perusahaan dalam memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan sektor swasta guna menciptakan ekosistem perumahan yang efisien dan terjangkau. “Tujuan utamanya adalah memastikan masyarakat dapat memiliki rumah tanpa kesulitan finansial, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor konstruksi dan UMKM,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan tersebut, BRI mencatatkan penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) sebesar Rp427,5 miliar kepada 1.619 debitur. Rinciannya, pembiayaan sisi pasokan mencapai Rp242,5 miliar untuk 110 penerima, termasuk pengembang (Rp73,6 miliar), toko bahan bangunan (Rp39,8 miliar), dan kontraktor (Rp129,1 miliar). Sementara itu, pembiayaan sisi permintaan menjangkau Rp185 miliar untuk 1.509 debitur UMKM, menunjukkan penyebaran manfaat yang merata di seluruh rantai ekonomi perumahan.

Secara nasional, hingga 8 September 2026, BRI telah menyalurkan KPP senilai Rp12 triliun kepada 83.210 debitur. Sementara itu, realisasi FLPP telah mencapai 25.030 unit rumah, menjaga konsistensi terhadap target penyaluran 60.000 unit pada tahun ini. Menteri Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi atas efisiensi dan transparansi BRI dalam implementasi program, menegaskan bahwa perbankan milik negara ini menjadi teladan dalam menjalankan kebijakan pro-rakyat tanpa birokrasi berlebihan atau praktik tidak sehat.

BRI juga meluncurkan sejumlah insentif menarik hingga akhir tahun 2026, termasuk DP hanya 1 persen, suku bunga tetap 5 persen, dan tenor hingga 20 tahun untuk KPR Sejahtera serta KPP. Program ini dirancang untuk mempercepat akses perumahan bagi masyarakat umum, khususnya di kawasan perkotaan. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi bbri.id/kprs dan bbri.id/kpp.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya