BRILink Agen Ria Irawan Dorong Ekonomi Lokal di Pelangiran
Seorang tenaga kesehatan honorer di Pelangiran membangun layanan keuangan desa melalui BRILink, melayani rata-rata 70-80 transaksi harian dan mengurangi ketergantungan masyarakat pada rentenir.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 21.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Di tengah keterbatasan akses perbankan di wilayah perairan Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, Ria Irawan membuka peluang inklusi keuangan dengan memulai usaha sebagai BRILink Agen. Dengan modal awal Rp19 juta dari tabungan pribadi, ia menempatkan diri sebagai perpanjangan layanan perbankan di kawasan yang sulit dijangkau. Kondisi geografis yang bergantung pada transportasi sungai dan laut membuat warga harus menanggung biaya perjalanan hingga Rp100 ribu sekali jalan hanya untuk transaksi keuangan di kantor bank, sebuah beban yang menghambat aktivitas ekonomi sehari-hari.
Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Ria menginisiasi layanan jemput bola dengan sistem door-to-door. Ia menyebar jadwal layanan melalui media sosial seperti WhatsApp dan Facebook, lalu mendatangi rumah warga dan tempat usaha dalam radius tiga kilometer. Dengan membawa mesin EDC MPOS BRILink, ia melakukan tiga kali kunjungan harian—pukul 10.00, 14.00, dan 17.00 WIB—untuk menangani transfer, pembayaran tagihan digital (BRIVA), hingga pencairan tunai dalam jumlah besar. Inovasi ini tidak hanya mempermudah akses, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan formal.
Seiring waktu, usahanya berkembang pesat. Kini, Ria melayani rata-rata 70 hingga 80 transaksi setiap hari, menjadikannya pusat aktivitas ekonomi di desa. Dampak sosialnya nyata: masyarakat yang sebelumnya mengandalkan praktik rentenir mulai beralih menggunakan layanan BRILink Agen untuk transaksi sehari-hari, sekaligus mengenal produk simpanan dan pembiayaan BRI. Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan teknologi dan pendampingan rutin dari Mantri BRI yang responsif terhadap kendala lapangan, seperti gangguan jaringan atau kebutuhan uang tunai mendadak.
Corporate Secretary BRI menegaskan bahwa BRILink Agen merupakan bagian penting dari komitmen perusahaan dalam mewujudkan inklusi keuangan yang merata. Di bulan Oktober, momentum Bulan Inklusi Keuangan, BRI menekankan bahwa hadirnya agen di desa-desa terpencil bukan sekadar perluasan akses, tetapi juga pendorong aktivitas ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat. Tujuan utamanya adalah menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif, berkelanjutan, dan membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

52 Perusahaan Denda, OJK Perkuat Perlindungan Konsumen
OJK menjatuhkan 52 sanksi denda dan 141 peringatan tertulis terhadap pelaku jasa keuangan hingga September 2026, sambil memperkuat edukasi keuangan generasi muda.
5 Oktober 2026

Eri Budiono Mundur Sebagai Direktur Utama Bank Neo Commerce
Direktur Utama Bank Neo Commerce, Eri Budiono, mengajukan pengunduran diri yang telah direkam dalam pengawasan OJK dan diterima manajemen pada 2 Oktober 2026.
5 Oktober 2026

IHSG Melemah 2026, OJK Sebut Faktor Global dan Domestik
Pelemahan IHSG sepanjang 2026 dipengaruhi kombinasi tekanan global dan domestik, termasuk inflasi, suku bunga tinggi, serta dinamika kebijakan yang memengaruhi kepercayaan investor.
5 Oktober 2026

Komite Basel Soroti Risiko AI dan Perkuat Pengawasan Perbankan Global
Regulator perbankan global menyoroti ancaman baru dari kecerdasan buatan dan memperbarui kerangka pengawasan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembiayaan Pegadaian Naik 44,6% Jadi Rp156,6 Triliun
Senin, 5 Oktober 2026, 21.21 WITA

KDKMP Percepat Ekonomi Desa dengan Rantai Distribusi Lebih Efisien
Senin, 5 Oktober 2026, 21.21 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.917 per Dolar AS pada Sore Hari
Senin, 5 Oktober 2026, 21.20 WITA

IHSG Melonjak 1,36% ke Level 6.118 di Akhir Pekan
Senin, 5 Oktober 2026, 21.20 WITA

Menkeu Lantik 17 Pejabat Baru, Tekankan Konsolidasi Tuntaskan APBN 2026
Senin, 5 Oktober 2026, 21.20 WITA

Proyek Pusat Data AI di Purwakarta Ditangguhkan karena Proses Izin Belum Lengkap
Senin, 5 Oktober 2026, 21.20 WITA

OJK Perpanjang Dukungan Kredit untuk Korban Gempa NTT hingga Tiga Tahun
Senin, 5 Oktober 2026, 21.19 WITA

Anggaran Kemenko Hilirisasi Energi Mulai Disiapkan dari Kementerian ESDM
Senin, 5 Oktober 2026, 21.19 WITA

