Pembiayaan Pegadaian Naik 44,6% Jadi Rp156,6 Triliun
Pembiayaan industri pegadaian tumbuh 44,6% tahunan mencapai Rp156,6 triliun, didorong dominasi produk gadai dan perluasan wilayah operasi nasional.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 21.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pertumbuhan signifikan terjadi pada sektor pembiayaan pegadaian di Indonesia, dengan total penyaluran kredit mencapai Rp156,61 triliun pada periode tertentu, naik 44,60% dibanding tahun sebelumnya. Data ini dikonfirmasi oleh pejabat Otoritas Jasa Keuangan dalam rapat daring Rapat Dewan Komisioner, yang menyoroti dinamika positif di sektor pembiayaan mikro dan jasa keuangan lainnya.
Dari total pembiayaan tersebut, sebanyak Rp132,84 triliun berasal dari produk gadai, mendominasi hingga 84,82% dari keseluruhan penyaluran. Angka ini menunjukkan tingginya permintaan masyarakat terhadap layanan gadai sebagai alternatif pendanaan jangka pendek, terutama di kalangan usaha mikro dan rumah tangga.
Seiring dengan ekspansi pasar, OJK telah menyetujui perluasan cakupan wilayah operasi nasional bagi dua perusahaan pegadaian, yaitu PT Gadai Mulia Sejahtera dan PT Solusi Gadai Pintar. Dengan tambahan ini, jumlah perusahaan pegadaian dengan izin operasi nasional kini mencapai tujuh entitas, memperluas akses layanan ke wilayah-wilayah terpencil dan daerah terkendala infrastruktur keuangan.
Di samping ekspansi operasional, OJK tengah menyusun Rancangan Peraturan Anggota Dewan Komisioner (RPADK) terkait pegadaian dan pegadaian syariah. Aturan baru ini akan menjadi kerangka hukum yang mengatur aspek perizinan, ruang lingkup usaha, serta mekanisme penjaminan, guna memperkuat tata kelola industri dan menjamin keberlanjutan layanan keuangan yang inklusif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

52 Perusahaan Denda, OJK Perkuat Perlindungan Konsumen
OJK menjatuhkan 52 sanksi denda dan 141 peringatan tertulis terhadap pelaku jasa keuangan hingga September 2026, sambil memperkuat edukasi keuangan generasi muda.
5 Oktober 2026

Eri Budiono Mundur Sebagai Direktur Utama Bank Neo Commerce
Direktur Utama Bank Neo Commerce, Eri Budiono, mengajukan pengunduran diri yang telah direkam dalam pengawasan OJK dan diterima manajemen pada 2 Oktober 2026.
5 Oktober 2026

IHSG Melemah 2026, OJK Sebut Faktor Global dan Domestik
Pelemahan IHSG sepanjang 2026 dipengaruhi kombinasi tekanan global dan domestik, termasuk inflasi, suku bunga tinggi, serta dinamika kebijakan yang memengaruhi kepercayaan investor.
5 Oktober 2026

Komite Basel Soroti Risiko AI dan Perkuat Pengawasan Perbankan Global
Regulator perbankan global menyoroti ancaman baru dari kecerdasan buatan dan memperbarui kerangka pengawasan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

KDKMP Percepat Ekonomi Desa dengan Rantai Distribusi Lebih Efisien
Senin, 5 Oktober 2026, 21.21 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.917 per Dolar AS pada Sore Hari
Senin, 5 Oktober 2026, 21.20 WITA

IHSG Melonjak 1,36% ke Level 6.118 di Akhir Pekan
Senin, 5 Oktober 2026, 21.20 WITA

Menkeu Lantik 17 Pejabat Baru, Tekankan Konsolidasi Tuntaskan APBN 2026
Senin, 5 Oktober 2026, 21.20 WITA

BRILink Agen Ria Irawan Dorong Ekonomi Lokal di Pelangiran
Senin, 5 Oktober 2026, 21.20 WITA

Proyek Pusat Data AI di Purwakarta Ditangguhkan karena Proses Izin Belum Lengkap
Senin, 5 Oktober 2026, 21.20 WITA

OJK Perpanjang Dukungan Kredit untuk Korban Gempa NTT hingga Tiga Tahun
Senin, 5 Oktober 2026, 21.19 WITA

Anggaran Kemenko Hilirisasi Energi Mulai Disiapkan dari Kementerian ESDM
Senin, 5 Oktober 2026, 21.19 WITA

